KSOP Tanjung Pakis Gelar Sosialisasi Perizinan Kapal Nelayan di Palang, Tuban

- Reporter

Rabu, 16 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KSOP Tanjung Pakis mengadakan sosialisasi Perizinan kapal nelayan di Kecamatan Palang,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

KSOP Tanjung Pakis mengadakan sosialisasi Perizinan kapal nelayan di Kecamatan Palang,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tanjung Pakis menggelar kegiatan sosialisasi perizinan kapal bagi para nelayan di Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Rabu pagi (16/04/2025). Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Palang ini dihadiri oleh perwakilan nelayan se-Kecamatan Palang serta jajaran dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban.

Sosialisasi ini dilakukan sebagai respon atas keluhan nelayan terkait rumitnya proses perizinan kapal yang berdampak langsung pada akses BBM bersubsidi dan aspek keamanan saat melaut.

“Jika kita tidak melaut karena mengurus perizinan, kita dirugikan. Tapi kalau memaksakan melaut tanpa dokumen, kita juga terancam,” keluh Hartono, salah satu nelayan peserta kegiatan.

Dalam kegiatan tersebut, para nelayan diberi penjelasan rinci mengenai syarat-syarat pengurusan dokumen sertifikasi kapal serta prosedur yang harus dilalui. Kegiatan ini juga menjadi ruang aspirasi bagi nelayan yang selama ini mengaku terbebani dengan proses pengurusan yang dinilai memakan waktu dan biaya.

Dokumen Kapal Masih Jadi Masalah Serius

Febry Briliandi, Kasi Status Hukum dan Sertifikasi KSOP Kelas III Tanjung Pakis, menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran nelayan akan pentingnya dokumen kapal demi keselamatan dan legalitas saat melaut.

“Di wilayah Palang masih banyak nelayan yang belum memiliki dokumen kapal. Ini sangat rawan saat dilakukan patroli karena kapal tanpa dokumen sah dapat ditindak,” jelas Febry kepada Liputansatu.id.

Baca juga: Nelayan Tuban Kesulitan Urus Izin Kapal: Dari Calo hingga Sistem yang Membingungkan

Baca juga: Proses Izin Kapal Nelayan di Tuban Dinilai Rumit, Hanya 9 dari 200 Kapal yang Berhasil Urus Legalitas

Hanya 9 dari 200 Kapal yang Berizin

Sementara itu, Kepala Desa Palang, As’ad, mengungkapkan bahwa dari sekitar 200 kapal nelayan yang ada di wilayahnya, hanya sembilan kapal yang sudah memiliki izin resmi.

“Kebanyakan dari mereka belum paham soal sistem digital untuk pengurusan izin. Banyak yang bingung dengan aplikasi yang harus digunakan,” ungkap As’ad.

Untuk mempermudah proses tersebut, pihak desa mengambil langkah dengan menyediakan layanan satu pintu di Kantor Desa Palang guna mencegah penyalahgunaan oleh pihak tak bertanggung jawab.

“Kami ingin meminimalisir praktik percaloan dan mempermudah akses masyarakat dalam mengurus dokumen secara resmi,” tambah As’ad.

Dengan diadakannya sosialisasi ini, diharapkan ke depan semakin banyak nelayan yang memahami pentingnya legalitas kapal dan dapat melaut dengan aman serta mendapat hak-hak seperti akses BBM bersubsidi secara sah.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Diduga Bocor, Warung Miras di Tuban Kembali Tutup Sebelum Razia
Aksi Nekat Curi Hasil Panen Petani Tuban Berakhir di Pos Kamling Dusun Jembel
Reskrim dan Lantas Jadi Sorotan dalam Mutasi Besar Polres Tuban
Festival Bakcang 2026 Pontianak, Ratusan Warga Susuri Sungai Kapuas
Dilantik Jadi Kepala Diskarpus Melawi, Sukamto Siap Tata Arsip dan Hidupkan Literasi
Kronologi Kebakaran Pasar Tuban hingga Munculnya Selebaran Misterius
Cegah Konvoi Saat Pengesahan PSHT, Polres Tuban Amankan 33 Orang dan 37 Kendaraan
Polres Tuban Siagakan Ratusan Personel Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT 2026

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 06:47 WIB

Diduga Bocor, Warung Miras di Tuban Kembali Tutup Sebelum Razia

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:39 WIB

Aksi Nekat Curi Hasil Panen Petani Tuban Berakhir di Pos Kamling Dusun Jembel

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:30 WIB

Reskrim dan Lantas Jadi Sorotan dalam Mutasi Besar Polres Tuban

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:57 WIB

Festival Bakcang 2026 Pontianak, Ratusan Warga Susuri Sungai Kapuas

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:32 WIB

Kronologi Kebakaran Pasar Tuban hingga Munculnya Selebaran Misterius

Berita Terbaru

Razia miras di Tuban kembali diwarnai fenomena warung yang tutup sebelum petugas datang. Satpol PP menemukan puluhan botol arak dan minuman oplosan yang diduga siap edar, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Pemerintah

Diduga Bocor, Warung Miras di Tuban Kembali Tutup Sebelum Razia

Minggu, 21 Jun 2026 - 06:47 WIB

Polres Tuban melakukan mutasi besar-besaran terhadap puluhan perwira dan bintara. Sejumlah jabatan strategis di Satreskrim, Satlantas hingga Intelkam berganti, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Reskrim dan Lantas Jadi Sorotan dalam Mutasi Besar Polres Tuban

Sabtu, 20 Jun 2026 - 01:30 WIB

Peserta Festival Hari Bakcang 2026 menaiki kapal wisata saat menyusuri Sungai Kapuas di Pontianak, Kalimantan Barat, dalam rangka perayaan budaya Tionghoa yang diselenggarakan oleh MABT Indonesia, (Nurul Hidayatullah/Liputansatu.id).

Sosial Budaya

Festival Bakcang 2026 Pontianak, Ratusan Warga Susuri Sungai Kapuas

Jumat, 19 Jun 2026 - 19:57 WIB