Situbondo – Ledakan hebat yang diduga berasal dari serbuk petasan mengguncang Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Rabu (18/02/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Dentuman keras yang terdengar hingga radius cukup jauh itu langsung mengagetkan warga sekitar dan memicu kepanikan di lingkungan permukiman.
Bangunan rumah milik Kulsum (60) yang menjadi pusat ledakan dilaporkan ambruk rata dengan tanah akibat kuatnya daya ledak. Material bangunan berserakan, sementara beberapa warga yang berada di sekitar lokasi mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda.
Korban Jiwa dan Luka-Luka
Dalam peristiwa tragis tersebut, Supriyadi (50) dinyatakan meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan. Selain korban meninggal, enam orang lainnya mengalami luka bakar serius hingga patah tulang akibat dampak ledakan.
Enam korban yakni Samsul (22), Riko (25), Faiz (20), Fino (25), serta Kulsum (60) saat ini menjalani perawatan medis di RSUD Asembagus.
Sementara satu korban lain, Abdurrahman (15), harus dirujuk ke RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo karena mengalami luka bakar berat dengan tingkat keparahan mencapai sekitar 90 persen. Kondisi beberapa korban masih memerlukan penanganan intensif dari tim medis.
Polisi Libatkan Tim Gegana untuk Sterilisasi Lokasi
Kapolres dari Polres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, menyampaikan bahwa pihaknya segera meminta bantuan Tim Gegana Satuan Brimob dari Polda Jawa Timur guna melakukan sterilisasi lokasi sebelum proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dilaksanakan.
Langkah tersebut diambil karena terdapat dugaan masih adanya sisa serbuk maupun bahan petasan lain di bawah reruntuhan bangunan yang berpotensi menimbulkan ledakan susulan. Aparat kepolisian pun memasang garis pengaman dan membatasi akses warga demi menjaga keselamatan.
“Personel telah mengamankan area. Kami belum dapat melakukan olah TKP karena keterbatasan kemampuan penanganan bahan peledak, sehingga meminta bantuan Tim Gegana untuk memastikan lokasi benar-benar aman,” ujarnya, Kamis (19/02/2026).
Temuan Awal di Lokasi Ledakan
Dari hasil pengamanan sementara, polisi menemukan sejumlah selongsong petasan berbahan kertas yang diduga berkaitan dengan sumber ledakan. Temuan tersebut memperkuat dugaan awal bahwa insiden dipicu oleh bahan petasan yang disimpan di dalam rumah.
Namun demikian, kepolisian menegaskan penyebab pasti ledakan masih menunggu hasil sterilisasi serta olah TKP lanjutan oleh tim ahli. Proses investigasi akan mencakup pemeriksaan saksi, analisis material sisa ledakan, serta penelusuran kemungkinan unsur kelalaian maupun pelanggaran hukum.
Penyelidikan Lanjutan dan Imbauan Kepolisian
Setelah lokasi dinyatakan aman oleh Tim Gegana, penyidik akan melanjutkan penyelidikan menyeluruh guna mengungkap kronologi lengkap serta faktor pemicu ledakan yang mengguncang warga Dusun Mimbo tersebut.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyimpan maupun meracik bahan petasan secara sembarangan karena berisiko tinggi menimbulkan ledakan yang membahayakan jiwa. Edukasi terkait bahaya bahan peledak rumahan dinilai penting guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari. Aparat memastikan penanganan kasus akan dilakukan secara profesional hingga penyebab pasti insiden terungkap. (Az)
Editor : Kief












