Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Lewat “Lapor Rakyatku”, Bupati dan Wabup Situbaondo Paparkan 11 Program Prioritas hingga Capaian Ekonomi 2025

- Reporter

Minggu, 1 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo bersama Wakil Bupati Ulfiyah menyampaikan laporan kinerja satu tahun pemerintahan dalam agenda “Lapor Rakyatku” di Alun-Alun Situbondo, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo bersama Wakil Bupati Ulfiyah menyampaikan laporan kinerja satu tahun pemerintahan dalam agenda “Lapor Rakyatku” di Alun-Alun Situbondo, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Pemerintah Kabupaten Situbondo menggelar buka puasa bersama masyarakat bertajuk “Lapor Rakyatku: Sataon Mas Rio dan Mba Ulfi Bawa Situbondo Naik Kelas” di Alun-Alun Situbondo, Minggu (01/03/2026). Kegiatan ini menjadi momentum refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Ulfiyah sejak dilantik pada 20 Februari 2025.
Ribuan masyarakat memadati kawasan alun-alun. Suasana kebersamaan terasa kuat, tidak sekadar berbuka puasa, tetapi juga menjadi forum terbuka penyampaian capaian kinerja pemerintah daerah selama setahun terakhir.

Tahun Penuh Tantangan

Dalam sambutannya, Mas Rio—sapaan akrab Bupati Situbondo—mengakui tahun pertama kepemimpinannya diwarnai berbagai tantangan. Mulai dari kebijakan efisiensi anggaran nasional, dinamika fiskal daerah, hingga bencana banjir bandang yang sempat menguji ketahanan wilayah.
“Di tengah tantangan pemangkasan anggaran, saya berterima kasih kepada seluruh ASN yang selalu menjadi pelayan terbaik bagi masyarakat. Pelayanan publik dan pembangunan tetap harus berjalan,” ujarnya di hadapan ribuan warga.
Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar Situbondo terus bergerak maju. Empat tahun ke depan, ia berharap seluruh elemen, baik ASN maupun warga, dapat bahu membahu membawa Situbondo naik kelas lebih tinggi.

11 Program Prioritas Jadi Andalan

Selama satu tahun, pasangan Rio–Ulfi menjalankan 11 program prioritas yang menyentuh berbagai sektor strategis. Di antaranya penguatan pertanian dan perikanan sebagai tulang punggung ekonomi daerah, layanan kesehatan gratis, bantuan pangan, dukungan terhadap UMKM, beasiswa pendidikan, hingga pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK paruh waktu.
Di sektor pariwisata, pemerintah daerah mendorong digitalisasi destinasi Pantai Pasir Putih Situbondo serta pengembangan kawasan heritage Besuki. Langkah ini dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat identitas daerah.
Tak hanya itu, puluhan sekolah direhabilitasi, rumah tidak layak huni dibangun ulang, infrastruktur jalan diperbaiki, serta penerangan jalan umum diperluas guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat.

Investasi Melonjak, Pengangguran Turun

Sejumlah indikator makro ekonomi menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Realisasi investasi melonjak signifikan dari Rp590 miliar pada 2024 menjadi Rp1,04 triliun pada 2025. Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga meningkat menjadi Rp320,97 miliar.
Pertumbuhan ekonomi Situbondo tercatat sebesar 5,28 persen. Tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 3,02 persen, sementara angka kemiskinan berada di angka 11,17 persen.
Capaian tersebut dinilai menjadi fondasi awal bagi pemerintahan Rio–Ulfi untuk melanjutkan pembangunan di tahun-tahun berikutnya.

Komitmen Komunikasi Terbuka

Menutup sambutannya, Mas Rio menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga komunikasi terbuka dengan masyarakat.
“Kami ingin memastikan setiap kebijakan tetap berpihak pada kebutuhan warga. Kritik, masukan, dan partisipasi masyarakat akan selalu menjadi energi bagi kami,” tegasnya.
Melalui momentum “Lapor Rakyatku” ini, Pemerintah Kabupaten Situbondo tidak hanya menyampaikan laporan kinerja, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik bahwa perjalanan menuju Situbondo yang lebih maju dan berdaya saing terus berada di jalur yang tepat. (Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Drainase Pantura Situbondo
IMM Tuban Periode 2026-2027 Resmi Dilantik, Isu Perempuan Jadi Prioritas
Meski Damai, Oknum Polisi Terduga Pemukul Badut di Tuban Tetap Diperiksa Propam
Gelombang 1,5 Meter Terjang Pesisir Tuban, Dua Kapal Nelayan Hancur Dihantam Ombak
SE Sekda Tak Digubris, Jalan Bancar–Jatirogo Masih Dipenuhi Ceceran Pasir Silika
Viral Dugaan Penganiayaan Badut Oleh Anggota Propam Tuban, Polisi Sebut Kasus Sudah Dimediasi
19 Dapur MBG Disuspend, Pemkab Situbondo Minta Disikapi Sebagai Evaluasi
Jelang Operasi Patuh Kapuas 2026, Polres Melawi Bidik Balap Liar dan Knalpot Brong

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:55 WIB

Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Drainase Pantura Situbondo

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:48 WIB

IMM Tuban Periode 2026-2027 Resmi Dilantik, Isu Perempuan Jadi Prioritas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:36 WIB

Meski Damai, Oknum Polisi Terduga Pemukul Badut di Tuban Tetap Diperiksa Propam

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:07 WIB

Gelombang 1,5 Meter Terjang Pesisir Tuban, Dua Kapal Nelayan Hancur Dihantam Ombak

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:33 WIB

SE Sekda Tak Digubris, Jalan Bancar–Jatirogo Masih Dipenuhi Ceceran Pasir Silika

Berita Terbaru

Petugas mengevakuasi jenazah Murtafia Rafika Devi (34), seorang bidan RSUD Besuki yang ditemukan meninggal dunia di saluran drainase Jalur Pantura Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, Sabtu (06/06/2026) malam, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Drainase Pantura Situbondo

Sabtu, 6 Jun 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id