Situbondo – Pemerintah Kabupaten Situbondo menggelar buka puasa bersama masyarakat bertajuk “Lapor Rakyatku: Sataon Mas Rio dan Mba Ulfi Bawa Situbondo Naik Kelas” di Alun-Alun Situbondo, Minggu (01/03/2026). Kegiatan ini menjadi momentum refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Ulfiyah sejak dilantik pada 20 Februari 2025.
Ribuan masyarakat memadati kawasan alun-alun. Suasana kebersamaan terasa kuat, tidak sekadar berbuka puasa, tetapi juga menjadi forum terbuka penyampaian capaian kinerja pemerintah daerah selama setahun terakhir.
Tahun Penuh Tantangan
Dalam sambutannya, Mas Rio—sapaan akrab Bupati Situbondo—mengakui tahun pertama kepemimpinannya diwarnai berbagai tantangan. Mulai dari kebijakan efisiensi anggaran nasional, dinamika fiskal daerah, hingga bencana banjir bandang yang sempat menguji ketahanan wilayah.
“Di tengah tantangan pemangkasan anggaran, saya berterima kasih kepada seluruh ASN yang selalu menjadi pelayan terbaik bagi masyarakat. Pelayanan publik dan pembangunan tetap harus berjalan,” ujarnya di hadapan ribuan warga.
Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar Situbondo terus bergerak maju. Empat tahun ke depan, ia berharap seluruh elemen, baik ASN maupun warga, dapat bahu membahu membawa Situbondo naik kelas lebih tinggi.
11 Program Prioritas Jadi Andalan
Selama satu tahun, pasangan Rio–Ulfi menjalankan 11 program prioritas yang menyentuh berbagai sektor strategis. Di antaranya penguatan pertanian dan perikanan sebagai tulang punggung ekonomi daerah, layanan kesehatan gratis, bantuan pangan, dukungan terhadap UMKM, beasiswa pendidikan, hingga pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK paruh waktu.
Di sektor pariwisata, pemerintah daerah mendorong digitalisasi destinasi Pantai Pasir Putih Situbondo serta pengembangan kawasan heritage Besuki. Langkah ini dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat identitas daerah.
Tak hanya itu, puluhan sekolah direhabilitasi, rumah tidak layak huni dibangun ulang, infrastruktur jalan diperbaiki, serta penerangan jalan umum diperluas guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat.
Investasi Melonjak, Pengangguran Turun
Sejumlah indikator makro ekonomi menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Realisasi investasi melonjak signifikan dari Rp590 miliar pada 2024 menjadi Rp1,04 triliun pada 2025. Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga meningkat menjadi Rp320,97 miliar.
Pertumbuhan ekonomi Situbondo tercatat sebesar 5,28 persen. Tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 3,02 persen, sementara angka kemiskinan berada di angka 11,17 persen.
Capaian tersebut dinilai menjadi fondasi awal bagi pemerintahan Rio–Ulfi untuk melanjutkan pembangunan di tahun-tahun berikutnya.
Komitmen Komunikasi Terbuka
Menutup sambutannya, Mas Rio menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga komunikasi terbuka dengan masyarakat.
“Kami ingin memastikan setiap kebijakan tetap berpihak pada kebutuhan warga. Kritik, masukan, dan partisipasi masyarakat akan selalu menjadi energi bagi kami,” tegasnya.
Melalui momentum “Lapor Rakyatku” ini, Pemerintah Kabupaten Situbondo tidak hanya menyampaikan laporan kinerja, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik bahwa perjalanan menuju Situbondo yang lebih maju dan berdaya saing terus berada di jalur yang tepat. (Fia)
Editor : Kief












