Lumba-Lumba Ditemukan Mati di Pantai Wisata Kampung Kerapu Situbondo

- Reporter

Kamis, 9 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seekor lumba-lumba ditemukan mati terdampar sekitar 0,5 mil dari garis Pantai Wisata Kampung Kerapu,(Ist).

Seekor lumba-lumba ditemukan mati terdampar sekitar 0,5 mil dari garis Pantai Wisata Kampung Kerapu,(Ist).

SITUBONDO, JATIM – Seekor lumba-lumba ditemukan mati terdampar sekitar 0,5 mil dari garis Pantai Wisata Kampung Kerapu di Dusun Gundil, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Kamis (9/1/2025). Penemuan ini menggegerkan warga setempat, terutama para pekerja di kawasan tersebut.

Menurut Kasat Polairud Polres Situbondo, AKP Gede Sukarmadiyasa, lumba-lumba itu pertama kali ditemukan oleh Pandi (35), seorang pekerja karamba, saat menuju tempat kerjanya. “Lumba-lumba ditemukan dalam kondisi mati dan mengapung di sekitar area karamba,” ujar AKP Gede.

Petugas Satpolairud bersama masyarakat segera mengevakuasi bangkai lumba-lumba tersebut ke tepi pantai untuk dikuburkan di sekitar kawasan Pantai Wisata Kampung Kerapu. Lumba-lumba itu memiliki panjang sekitar 2 meter dan diduga merupakan jenis Irrawaddy (Orcaella).

“Berdasarkan pemeriksaan, terdapat beberapa luka yang diduga akibat gigitan ikan predator. Kemungkinan besar, lumba-lumba ini diserang saat sedang sakit, yang menjadi penyebab kematiannya,” tambah AKP Gede.

Baca juga: KLM Lorena Sari Karam di Perairan Laut Madura-Situbondo, Dua Orang Ditemukan Meninggal

Ia juga menjelaskan bahwa fenomena seperti ini sering terjadi selama musim pancaroba, ketika ikan-ikan besar cenderung mendekati pantai. Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga ekosistem laut di kawasan wisata tersebut.

Editor : Agus Santoso

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee