Mas Rio Beri Diskon untuk Warga Situbondo, Di Tengah Tren Kenaikan Pajak PBB

- Reporter

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu bersama Wabup Ulfiyah, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu bersama Wabup Ulfiyah, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Di saat banyak pemerintah daerah memilih menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga ratusan persen demi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), Kabupaten Situbondo justru mengambil langkah yang lebih ramah rakyat. Melalui Perubahan APBD (P-APBD) 2025, Pemkab memberikan potongan PBB bagi wajib pajak sebagai stimulus ekonomi dan wujud kepedulian terhadap daya beli masyarakat.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menegaskan bahwa keberhasilan meningkatkan PAD tidak selalu harus ditempuh dengan menaikkan tarif pajak.
“Kita ingin PAD meningkat, tapi bukan dengan membebani masyarakat secara berlebihan. Diskon pajak ini diharapkan mendorong kepatuhan wajib pajak, memperluas basis data, dan menjaga daya beli masyarakat,” ujarnya, Rabu (13/08/2025).

Fokus pada Tax Compliance, Bukan Tax Rate

Pemkab Situbondo memahami bahwa menaikkan tarif pajak tidak otomatis membuat PAD melonjak. Sebaliknya, dengan memberikan insentif berupa diskon dan penghapusan denda, kepatuhan pembayaran pajak berpeluang meningkat. Langkah ini juga membantu membersihkan dan memperluas basis data pajak, sehingga penerimaan daerah lebih stabil dalam jangka panjang.

Efek Ekonomi dan Psikologis yang Nyata

Potongan pajak ini memberi “ruang napas” bagi warga untuk mempertahankan daya beli di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok. Secara psikologis, masyarakat merasa pemerintah tidak menambah beban di saat kondisi ekonomi belum sepenuhnya pulih. Diharapkan rasa percaya ini akan berpotensi mendorong partisipasi publik di sektor lain, seperti pengembangan UMKM dan investasi lokal.

Skema potongan PBB diberikan untuk pembayaran sebelum jatuh tempo, dilengkapi penghapusan denda keterlambatan. Untuk memudahkan warga, kanal pembayaran diperluas melalui aplikasi digital dan kerja sama dengan perbankan.

Bagian dari Strategi Besar Pembangunan Situbondo

Kebijakan ini bukan langkah tunggal. Bersamaan dengan potongan PBB, Pemkab juga meluncurkan program prioritas seperti Vorsa UMKM dengan subsidi bunga 0 persen, perbaikan 364 SD dan SMP, percepatan infrastruktur strategis, hingga digitalisasi sistem retribusi dan pajak daerah.
Dengan kebijakan ini, Situbondo menunjukkan bahwa daerah bisa tetap membangun tanpa membebani rakyat. Pro-rakyat, terukur, dan visioner—itulah arah kebijakan fiskal yang diusung Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo untuk masa depan Situbondo. (Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee