Motif Santet, Dua Pria di Situbondo Bacok Tetangganya hingga Tewas

- Reporter

Senin, 26 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan,(Fia Rahma/Liputansatu.id).

Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan,(Fia Rahma/Liputansatu.id).

Pembunuhan Tragis di Situbondo karena Dugaan Santet

Situbondo – Kasus pembunuhan tragis terjadi di Kampung Panapan, Desa Sopet, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo. Kakek Jumawi (50) ditemukan tewas bersimbah darah pada Sabtu malam (24/5/2025). Dua pria yang merupakan tetangganya, SB (24) dan AR (35), mengaku sebagai pelaku pembacokan karena menduga korban telah melakukan praktik santet.

Pelaku Yakin Keluarganya Disantet oleh Korban

Kedua pelaku mengaku memiliki keyakinan kuat bahwa korban telah menyantet nenek, kakek, dan paman mereka hingga meninggal dunia. Keyakinan tersebut didasari oleh keterangan beberapa dukun yang mereka datangi dan didukung oleh opini sebagian masyarakat sekitar. Rasa dendam dipicu karena banyak anggota keluarga yang sakit dan meninggal, yang dianggap akibat disantet oleh korban.

“Pelaku mengaku percaya bahwa korban menyantet keluarganya setelah mendapat keterangan dari para dukun dan warga.” ujar Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan, Senin (26/5/2025).

Ibu Sakit Keras, Pelaku Lakukan Aksi Brutal

Ketegangan memuncak ketika ibu SB dikabarkan sakit keras dan dirawat di rumah sakit. Dalam kondisi kalut, SB memutuskan pulang dan mendatangi rumah korban sambil membawa sabit. Tanpa diduga, AR yang merupakan sepupunya mengikuti dari belakang juga membawa sabit.

Setibanya di rumah korban, Jumawi diketahui sedang berbaring santai di ruang tamu. AR langsung membacok korban, disusul oleh SB yang juga ikut melakukan pembacokan berulang kali. Setelah melakukan aksi keji tersebut, AR mengajak SB untuk segera menyerahkan diri ke Polsek Jangkar.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Asembagus, namun nyawanya tak tertolong akibat luka bacok yang cukup parah di sejumlah bagian tubuh.

“Korban mengalami luka bacok serius dan akhirnya meninggal dunia. Kedua pelaku sudah menyerahkan diri,” tambah AKP Agung.

Barang Bukti dan Proses Hukum

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua bilah sabit milik pelaku, baju, sarung, dan celana dalam milik korban, serta sepasang sandal milik AR. Proses penyidikan terus berlanjut.

“Kami telah melakukan pemeriksaan saksi, menyita barang bukti, dan menahan kedua tersangka.” pungkas Kasatreskrim.

Para pelaku dijerat Pasal 338 KUHP atau Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang pembunuhan atau penganiayaan yang menyebabkan kematian, dengan ancaman 15 tahun penjara.”(Fia)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Diwarnai Aksi Bakar Ban, Mahasiswa Tuban Desak Program MBG Dihentikan
Jelang Muktamar NU 2026, NBI Usulkan Kolaborasi Ulama Senior dan Intelektual Muda Pimpin PBNU
Sehari di Awal Bulan Suro, Empat Warga Tuban Tewas dalam Tiga Kecelakaan Beruntun
Gagal Menyalip, Petani Asal Kerek Tuban Tewas Terlindas Truk di Jalur Merakurak-Montong
Proyek APBD 2026 Mulai Dilelang, Mampukah PUPR Tuban Menghasilkan Infrastruktur Berkualitas?
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Melawi Pimpin Bakti Religi di Masjid Nurul Islam Nanga Pinoh
Dua Pengendara N-Max Kritis Usai Tabrak Truk Sekam di Jalur Merakurak-Kerek
Dua Hari Buron, Pelaku Penganiayaan di Semanding Akhirnya Menyerahkan Diri

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:12 WIB

Diwarnai Aksi Bakar Ban, Mahasiswa Tuban Desak Program MBG Dihentikan

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:56 WIB

Jelang Muktamar NU 2026, NBI Usulkan Kolaborasi Ulama Senior dan Intelektual Muda Pimpin PBNU

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:02 WIB

Sehari di Awal Bulan Suro, Empat Warga Tuban Tewas dalam Tiga Kecelakaan Beruntun

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:34 WIB

Gagal Menyalip, Petani Asal Kerek Tuban Tewas Terlindas Truk di Jalur Merakurak-Montong

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:34 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Melawi Pimpin Bakti Religi di Masjid Nurul Islam Nanga Pinoh

Berita Terbaru