Napi Perempuan di Lapas Tuban Meninggal Diduga Keracunan Minuman Kemasan

- Reporter

Rabu, 14 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Napi lapas Tuban meninggal diduga keracunan,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Napi lapas Tuban meninggal diduga keracunan,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban — Seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIB Tuban, Sri Yuliya (24), warga Desa Kembangbilo, Kecamatan Tuban, meninggal dunia setelah sempat dirawat di RSUD dr. Koesma Tuban pada Senin sore (13/05/2025).

Kronologi Kejadian: Dari Sakit Ringan hingga Dirujuk ke RSUD


Kepala Lapas (Kalapas) Tuban, Irwanto Dwi, membenarkan kabar duka tersebut saat dikonfirmasi pada Rabu (14/05/2025). Menurutnya, Sri Yuliya sebelumnya sempat mengeluh tidak enak badan pada Senin malam.

“Paginya (Selasa) beliau masih sempat mengikuti kegiatan seperti biasa,” ujar Irwanto.

Namun, siang harinya kondisi Sri kembali menurun. Ia mengalami gejala menggigil, mual, dan muntah. Melihat kondisi tersebut, Yuliya melapor ke petugas blok dan langsung mendapatkan perawatan awal di klinik Lapas.

“Setelah observasi selama satu jam, kondisinya tidak membaik. Kami segera merujuknya ke RSUD dr. Koesma Tuban,” tambah Irwanto.

Sri Yuliya Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Intensif

Setibanya di RSUD, pihak Lapas langsung menghubungi keluarga untuk mendampingi. Meski telah mendapatkan penanganan medis, kondisi Sri terus memburuk.

“Di RSUD, masih mengalami kejang-kejang. Sekitar pukul 18.05 WIB dinyatakan meninggal dunia,” jelas Kalapas.

Dugaan Keracunan, Investigasi Masih Berlangsung

Terkait penyebab kematian, Irwanto menyebut pihaknya masih melakukan investigasi. Berdasarkan pendalaman awal, sebelum mengalami kejang-kejang, Yuliya diketahui sempat meminum minuman kemasan.

“Kami masih mendalami kandungan minuman tersebut, apakah sudah kadaluarsa atau mengandung zat berbahaya lainnya,” ujarnya.

RSUD dr. Koesma: Napi Meninggal karena Intoksikasi Berat

Direktur RSUD dr. Koesma Tuban, dr. Masyhudi, turut membenarkan kondisi kritis pasien saat tiba di rumah sakit. Berdasarkan diagnosis, Sri Yuliya mengalami intoxicasi (keracunan akibat zat psikoaktif).

“Saat masuk kondisinya sudah sangat buruk, GCS 111 (tingkat kesadaran rendah),” terangnya.

Terkait penyebab pasti keracunan, dr. Masyhudi menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Lapas dan aparat terkait untuk mendalami kasus tersebut. Pihak RSUD telah berupaya maksimal, namun nyawa korban tidak tertolong. Jenazah Sri Yuliya telah dipulangkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee