Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Korban Meninggal Napi di Lapas Tuban Bertambah, Minuman Dicampur Pewangi Pakaian Diduga Jadi Penyebab

- Reporter

Sabtu, 17 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Meninggal akibat keracunan di Lapas Tuban ada dua orang, sedang satu korban lagi masih mendapatkan perawatan di RSUD dr Koesma Tuban,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Korban Meninggal akibat keracunan di Lapas Tuban ada dua orang, sedang satu korban lagi masih mendapatkan perawatan di RSUD dr Koesma Tuban,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban — Jumlah korban jiwa dalam insiden keracunan di Lapas Kelas IIB Tuban bertambah. Setelah Sri Yuliya (24), kini Rafika (26), warga Bojonegoro yang juga merupakan warga binaan, meninggal dunia pada Selasa malam (13/05/2025). Penyebabnya diduga karena menenggak minuman dalam kemasan yang dicampur dengan pewangi pakaian.

Korban Bertambah, Lapas Awalnya Mengaku Hanya Satu yang Tewas

Sebelumnya, pihak Lapas Tuban hanya melaporkan satu napi perempuan yang meninggal. Namun, saat dikonfirmasi ulang oleh Liputansatu.id, terungkap bahwa ada dua warga binaan yang tewas dalam waktu berdekatan.

“Rafika meninggal pukul 23.42 WIB di RSUD dr. R. Koesma Tuban,” ujar Kasubsi Perawatan Lapas Tuban, Renaldy Caesar, pada Rabu (14/5/2025).
Pernyataan ini terkesan menunjukkan bahwa informasi awal yang sempat ditutupi atau belum sepenuhnya disampaikan kepada publik.

Satu Korban Masih Dirawat Intensif di RSUD Tuban

Selain dua napi yang meninggal, satu napi lainnya, Natali (29) asal Lamongan, masih dirawat secara intensif di rumah sakit yang sama. Ia telah menjalani tindakan medis berupa cuci lambung dan cuci darah untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuhnya.

Diduga Ramu Minuman Sendiri demi Efek Mabuk

Menurut Caesar, ketiga napi perempuan tersebut diduga meracik sendiri minuman berbahaya untuk mendapatkan efek mirip minuman keras. Hal ini terjadi karena peredaran minuman keras maupun narkoba di dalam lapas sangat ketat dan diawasi.

“Karena peredaran narkoba dan barang terlarang kami awasi dan tindak tegas, mereka mencari cara sendiri yang justru membahayakan nyawa mereka,” jelasnya.
Minuman yang dikonsumsi diduga dicampur dengan zat pewangi pakaian, yang sangat berbahaya bila tertelan.

Pihak RSUD Tegaskan Penanganan Maksimal

Direktur RSUD dr. R. Koesma Tuban, dr. Mohammad Masyhudi, memastikan bahwa tim medis telah memberikan penanganan maksimal kepada semua korban yang dirujuk dari Lapas.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk menyelamatkan pasien,” tegasnya.

Pengawasan di Lapas Dipertanyakan Publik

Kasus ini memicu keprihatinan dan kritik dari masyarakat. Banyak pihak menyoroti lemahnya pengawasan terhadap akses warga binaan terhadap bahan-bahan kimia berbahaya.
Pihak Lapas Tuban mengaku tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan internal dan berjanji akan memperketat kontrol demi mencegah insiden serupa terulang.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman
Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban
Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD
Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban
Tanggapi Larangan Liputan di Kelenteng Tuban, Polda Jatim : Jaga Keutuhan TKP
Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban
Cekcok Saat Pesta Tuak Berujung Berdarah, Pria di Palang Bacok Pemilik Warung
36 Merek Rokok Ilegal Beredar di Tuban, Ribuan Batang Disita!

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 14:56 WIB

Terperosok ke Sumur Tua, Pemuda di Tuban Bertahan Hidup Semalaman

Jumat, 6 November 2026 - 14:43 WIB

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 November 2026 - 11:06 WIB

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Rabu, 4 November 2026 - 18:34 WIB

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Selasa, 3 November 2026 - 18:58 WIB

Polda Jatim Segel Ruang Pelayanan, Pengurus Tak Mau Umat Jadi Korban

Berita Terbaru

Gedung Satreskrim Polresta Tuban (gambar : Assa Annazili)

Hukum Kriminal

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:43 WIB

Suasana Gedung DPRD Tuban saat dilakukan hearing kasus Klenteng Kwan Sing Bio Tuban (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:06 WIB

Suasana di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban saat adanya olah TKP dari Polda Jatim (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:34 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu