Pasar Rakyat Penambangan di Tuban Mangkrak Meski Telan Anggaran Miliaran

- Reporter

Selasa, 25 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi tekkini Pasar Rakyat Penambanga, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Kondisi tekkini Pasar Rakyat Penambanga, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Tuban – Bangunan pasar rakyat di Desa Penambangan, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, yang dibangun dengan anggaran Rp 4,1 miliar, kini mangkrak dan tidak terawat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek pembangunan pasar ini berlangsung pada 2022 dengan sumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) sebesar Rp 2,7 miliar, serta tambahan dari Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tuban 2022 sebesar Rp 1,4 miliar.

Kondisi Pasar Memprihatinkan

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa pasar yang berdiri di lahan seluas 9,7 m² tersebut tampak terbengkalai. Halaman pasar ditumbuhi rumput liar dan semak belukar, sementara bagian plafon depan los pasar mengalami kerusakan dan runtuh.

Kepala Desa Penambangan, Karmani, membenarkan bahwa pasar rakyat ini telah diresmikan sejak 2023 dan merupakan aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban yang dikelola oleh Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskopumdag) Tuban. Namun, hingga kini pemerintah desa belum mendapatkan arahan terkait pengelolaannya.

“Sejak 2023 sudah diresmikan. Desa hanya menyediakan lahan, sedangkan pengelolaan berada di bawah Pemkab Tuban melalui Dinas Kopumdag,” ujar Karmani saat ditemui pada Senin (24/2/2025).

Rencana Pengelolaan yang Belum Jelas

Pemerintah desa sebenarnya berencana mengoptimalkan pasar ini untuk penjualan produk agrobisnis, guna mendukung aktivitas pasar bongkaran di belakang Pasar Baru Tuban. Lokasi pasar yang lebih dekat dinilai akan memudahkan pedagang sayur dari wilayah Tuban Selatan.

Selain itu, ada wacana memanfaatkan pasar tersebut untuk jualan takjil selama bulan Ramadan, tetapi teknis pelaksanaannya masih belum jelas. “Kami pernah menyampaikan keinginan desa untuk mengelola pasar ini secara lisan ke dinas, tetapi hingga kini belum ada arahan lebih lanjut,” tambah Karmani.

Pihak Diskopumdag Belum Memberikan Tanggapan

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Diskopumdag Tuban, Agus Wijaya, belum memberikan tanggapan terkait kondisi pasar rakyat yang mangkrak ini. Saat tim LiputanSatu.id mencoba mengonfirmasi di kantornya pada Selasa (25/2/2025) pukul 10.40 WIB, yang bersangkutan tidak berada di tempat. Upaya menghubungi melalui WhatsApp dan telepon pada pukul 12.57 WIB juga tidak mendapat respons.

Hal serupa terjadi saat tim redaksi mencoba menemui Kepala Bidang Perdagangan Diskopumdag Tuban, Agus Setyawan. Menurut keterangan staf di kantor, ia sedang bertugas di Kecamatan Jatirogo.

Minimnya kejelasan terkait pengelolaan pasar ini juga menjadi pertanyaan bagi masyarakat setempat. Dengan kondisi yang tidak terawat, diharapkan ada langkah konkret dari Pemkab Tuban agar aset ini bisa dimanfaatkan sesuai tujuan awal pembangunan.(Aj)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee