Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Pemkab Tuban dan Bulog Serap Gabah Petani untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

- Reporter

Jumat, 31 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkap Tuban bersama bulog dukung penyerapan gabah petani  (Foto: Assayid Annazili/Liputansatu.id)

Pemkap Tuban bersama bulog dukung penyerapan gabah petani (Foto: Assayid Annazili/Liputansatu.id)

TUBAN, JATIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban berkomitmen meningkatkan kesejahteraan petani dengan bekerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap gabah dan beras hasil panen mereka.

Strategi Pemkab Tuban dan Bulog dalam Serap Gabah Petani

Sebagai langkah nyata, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban mengadakan Sosialisasi Penyerapan Gabah/Beras oleh Bulog di Aula Dewi Sri pada Kamis (30/01/2025). Acara ini dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Tuban, Endro Budi Sulistyo, dan dihadiri oleh Pimpinan Kantor Cabang Bulog Bojonegoro, perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), serta para penyuluh pertanian.

Kepala DKP2P Tuban, Eko Julianto, menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Menteri Pertanian untuk menyerap sebanyak mungkin hasil panen petani guna mengurangi ketergantungan pada impor beras. Ia menambahkan bahwa forum ini menjadi ajang untuk merumuskan kesepakatan bersama dalam meningkatkan nilai tambah bagi petani, sekaligus menarik minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Saat ini, jumlah petani di Tuban mengalami penurunan hingga 13 persen dalam tiga tahun terakhir, salah satunya karena profesi ini dianggap kurang menguntungkan.

“Kami berharap langkah ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani sehingga lebih banyak anak muda tertarik untuk bertani,” ujarnya.

Target Penyerapan Beras 3 Juta Ton: Langkah Pemerintah dan Petani

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Tuban, Endro Budi Sulistyo, menyampaikan bahwa pemerintah pusat menargetkan penyerapan beras dari petani hingga 3 juta ton. Oleh karena itu, petani di Tuban diimbau untuk menjual gabahnya ke Bulog guna memperoleh harga yang lebih baik dibandingkan menjualnya kepada tengkulak.

Harga Gabah Kering Panen dan Manfaat bagi Petani Tuban

Selain itu, Bulog bersama DKP2P Tuban akan melakukan pemetaan wilayah pertanian dengan menetapkan target penyerapan gabah di setiap kecamatan. Untuk menjamin kualitas, Bulog akan memberikan edukasi kepada petani mengenai standar hasil pertanian yang dapat diterima serta menetapkan harga beli yang menguntungkan bagi mereka.

Baca juga: Pemkab Tuban Terbitkan Surat Edaran Terkait Kewaspadaan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)

Dukungan Teknologi dan Kemitraan dengan Gapoktan

Pemkab Tuban juga berupaya menjaga ketahanan pangan melalui perluasan area tanam, inovasi alat dan mesin pertanian (alsintan), serta peningkatan kesejahteraan petani.

Sementara itu, Pimpinan Kantor Cabang Bulog Bojonegoro, Ferdinan Dharma Atmaja, mengajak petani untuk menjaga kualitas hasil pertaniannya. Mereka dapat menjual hasil panennya ke Bulog melalui SPP di Bojonegoro atau mitra Bulog di beberapa kecamatan.

Dampak Positif Penyerapan Gabah bagi Petani dan Pangan Nasional

“Bulog siap membeli Gabah Kering Panen dengan harga minimal Rp6.500 per kilogram,” jelasnya.

Ferdinan juga mendorong Gapoktan untuk menjalin kemitraan dengan Bulog dan menyebarluaskan informasi ini kepada para petani di wilayah masing-masing.

“Dengan demikian, target penyerapan 3 juta ton beras dapat tercapai dan ketahanan pangan nasional bisa terwujud,” pungkasnya.(Az/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Budidaya Melon Greenhouse: SIG Tuban Siapkan Karyawan Pensiun Produktif
Viral Polisi Pukul Driver Ojol di Situbondo, Propam Pastikan Bukan karena Perselingkuhan
Remaja SMP di Semanding Tuban Tewas Tenggelam Saat Memancing
DPRD Tuban Kunjungi Kwan Sing Bio, Pengelola Klaim Tak Ada Pemberitahuan
Kebakaran OXXY Parfum Tuban Lukai Karyawan, Dugaan Pelanggaran B3 Diselidiki
Konflik Kirab Kimsin dan Perebutan Legalitas Pengelolaan Klenteng Kwan Sing Bio Tuban
Persiapan Kirab Kimsin 2026: Kunker DPRD Tuban di Kwan Sing Bio Berakhir Ricuh
Toko Parfum OXXY Tuban Terbakar, Dugaan Pelanggaran B3 Mencuat

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 21:21 WIB

Budidaya Melon Greenhouse: SIG Tuban Siapkan Karyawan Pensiun Produktif

Sabtu, 25 April 2026 - 13:30 WIB

Viral Polisi Pukul Driver Ojol di Situbondo, Propam Pastikan Bukan karena Perselingkuhan

Jumat, 24 April 2026 - 22:32 WIB

Remaja SMP di Semanding Tuban Tewas Tenggelam Saat Memancing

Jumat, 24 April 2026 - 20:32 WIB

DPRD Tuban Kunjungi Kwan Sing Bio, Pengelola Klaim Tak Ada Pemberitahuan

Jumat, 24 April 2026 - 19:44 WIB

Kebakaran OXXY Parfum Tuban Lukai Karyawan, Dugaan Pelanggaran B3 Diselidiki

Berita Terbaru

Aparat Kepolisian Polsek Semanding saat membawa korban ke rumah duka, (Ist).

Peristiwa

Remaja SMP di Semanding Tuban Tewas Tenggelam Saat Memancing

Jumat, 24 Apr 2026 - 22:32 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id