Pemkab Tuban dan Bulog Serap Gabah Petani untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

- Reporter

Jumat, 31 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkap Tuban bersama bulog dukung penyerapan gabah petani  (Foto: Assayid Annazili/Liputansatu.id)

Pemkap Tuban bersama bulog dukung penyerapan gabah petani (Foto: Assayid Annazili/Liputansatu.id)

TUBAN, JATIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban berkomitmen meningkatkan kesejahteraan petani dengan bekerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap gabah dan beras hasil panen mereka.

Strategi Pemkab Tuban dan Bulog dalam Serap Gabah Petani

Sebagai langkah nyata, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban mengadakan Sosialisasi Penyerapan Gabah/Beras oleh Bulog di Aula Dewi Sri pada Kamis (30/01/2025). Acara ini dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Tuban, Endro Budi Sulistyo, dan dihadiri oleh Pimpinan Kantor Cabang Bulog Bojonegoro, perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), serta para penyuluh pertanian.

Kepala DKP2P Tuban, Eko Julianto, menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Menteri Pertanian untuk menyerap sebanyak mungkin hasil panen petani guna mengurangi ketergantungan pada impor beras. Ia menambahkan bahwa forum ini menjadi ajang untuk merumuskan kesepakatan bersama dalam meningkatkan nilai tambah bagi petani, sekaligus menarik minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Saat ini, jumlah petani di Tuban mengalami penurunan hingga 13 persen dalam tiga tahun terakhir, salah satunya karena profesi ini dianggap kurang menguntungkan.

“Kami berharap langkah ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani sehingga lebih banyak anak muda tertarik untuk bertani,” ujarnya.

Target Penyerapan Beras 3 Juta Ton: Langkah Pemerintah dan Petani

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Tuban, Endro Budi Sulistyo, menyampaikan bahwa pemerintah pusat menargetkan penyerapan beras dari petani hingga 3 juta ton. Oleh karena itu, petani di Tuban diimbau untuk menjual gabahnya ke Bulog guna memperoleh harga yang lebih baik dibandingkan menjualnya kepada tengkulak.

Harga Gabah Kering Panen dan Manfaat bagi Petani Tuban

Selain itu, Bulog bersama DKP2P Tuban akan melakukan pemetaan wilayah pertanian dengan menetapkan target penyerapan gabah di setiap kecamatan. Untuk menjamin kualitas, Bulog akan memberikan edukasi kepada petani mengenai standar hasil pertanian yang dapat diterima serta menetapkan harga beli yang menguntungkan bagi mereka.

Baca juga: Pemkab Tuban Terbitkan Surat Edaran Terkait Kewaspadaan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)

Dukungan Teknologi dan Kemitraan dengan Gapoktan

Pemkab Tuban juga berupaya menjaga ketahanan pangan melalui perluasan area tanam, inovasi alat dan mesin pertanian (alsintan), serta peningkatan kesejahteraan petani.

Sementara itu, Pimpinan Kantor Cabang Bulog Bojonegoro, Ferdinan Dharma Atmaja, mengajak petani untuk menjaga kualitas hasil pertaniannya. Mereka dapat menjual hasil panennya ke Bulog melalui SPP di Bojonegoro atau mitra Bulog di beberapa kecamatan.

Dampak Positif Penyerapan Gabah bagi Petani dan Pangan Nasional

“Bulog siap membeli Gabah Kering Panen dengan harga minimal Rp6.500 per kilogram,” jelasnya.

Ferdinan juga mendorong Gapoktan untuk menjalin kemitraan dengan Bulog dan menyebarluaskan informasi ini kepada para petani di wilayah masing-masing.

“Dengan demikian, target penyerapan 3 juta ton beras dapat tercapai dan ketahanan pangan nasional bisa terwujud,” pungkasnya.(Az/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Janji PT Waskita Karya Mulai Ditagih Warga Mondokan, Drainase hingga Debu Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan
Proyek Drainase Jalan Diponegoro Tuban Garuk Pipa PDAM, Warga Sampai Mandi di SPBU
Kebakaran Hebat di Babat Lamongan, Puluhan Lapak dan 2 Motor Ludes Terbakar
Jalan Desa Jadi Jalur Tambang, DPRD Tuban: DLH-P Jangan Lempar Tanggung Jawab
Penemuan Potongan Kaki Manusia Gegerkan Warga Pesisir Palang Tuban
Waskita Klaim Upah Sudah Dibayar, Sejumlah Pekerja Proyek Sekolah Rakyat Tuban Mengaku Belum Menerima
Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah dan Produk Unggulan 2026
Diduga Kurang Hati-hati, Lansia Tewas Tertabrak Dump Truck di Merakurak Tuban Saat Menyeberang

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Janji PT Waskita Karya Mulai Ditagih Warga Mondokan, Drainase hingga Debu Proyek Sekolah Rakyat Jadi Sorotan

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Proyek Drainase Jalan Diponegoro Tuban Garuk Pipa PDAM, Warga Sampai Mandi di SPBU

Minggu, 9 Agustus 2026 - 07:21 WIB

Kebakaran Hebat di Babat Lamongan, Puluhan Lapak dan 2 Motor Ludes Terbakar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:04 WIB

Jalan Desa Jadi Jalur Tambang, DPRD Tuban: DLH-P Jangan Lempar Tanggung Jawab

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:44 WIB

Penemuan Potongan Kaki Manusia Gegerkan Warga Pesisir Palang Tuban

Berita Terbaru