TUBAN – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Pemkab Tuban meluncurkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) di 20 kecamatan. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Tuban, Endro Budi Sulistyo, menjelaskan bahwa program GPM ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok.
“Kami berharap program ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” kata Endro Budi Sulistyo dalam keterangan tertulis yang diterima Liputansatu.id, Jumat (28/3/2025).
Pelaksanaan GPM tidak hanya dipusatkan di kantor kecamatan, tetapi juga di berbagai lokasi strategis, seperti balai desa dan pasar tradisional. Di Kecamatan Tuban, misalnya, penjualan dilakukan di halaman Kantor Kecamatan Tuban, Pasar Desa Penambangan, dan halaman Kantor KUA Kecamatan Palang.
Respons masyarakat terhadap program ini sangat positif. Dari hasil pemantauan, pasokan bahan pangan yang disediakan habis dalam waktu kurang dari dua jam sejak bazar dibuka pukul 09.00 WIB.
Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan GPM untuk mempertimbangkan keberlanjutan program ini.
Meskipun mendapat sambutan baik, beberapa warga mengaku kurang mendapat informasi terkait pelaksanaan GPM, lantaran masyarakat bisa membeli bahan pokok dengan harga yang lebih murah.
“Programnya bagus, tapi kurang sosialisasi. Banyak warga yang tidak tahu, dan lokasi penjualannya juga tidak di pusat kecamatan,” ungkap Dimyani, seorang pembeli dari Kecamatan Kerek.
Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, harga bahan pokok di Jawa Timur masih terjangkau. Beras medium mempunyai harga rata-rata sebesar Rp 9.400 per kilogram, gula pasir Rp 12.400 per kilogram, dan minyak goreng Rp 14.300 per liter.
Dalam program GPM ini, masyarakat dapat membeli bahan pokok dengan harga yang lebih murah. Beras kemasan 5 kg SPHP dijual dengan harga Rp 35.000, gula pasir Rp 10.000 per kilogram, dan minyak goreng Rp 12.000 per liter. (AS/Sil).
Editor : Silvy Junaidi












