Pemkab Tuban Gelar Musrenbang, Prioritaskan Infrastruktur, Ekonomi, dan Pelayanan Publik

- Reporter

Rabu, 26 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabub Tuban, Joko Sarwono menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur dan pelayanan Publik masih jadi prioritas,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Wabub Tuban, Joko Sarwono menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur dan pelayanan Publik masih jadi prioritas,(Assayid Annazili/Liputansatu.id).

TUBAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban menggelar Musyawarah Perencanaan dan Pengembangan (Musrenbang) bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan dewan, serta organisasi di luar pemerintahan. Acara berlangsung di Gedung Korpri Tuban pada Rabu pagi (26/03/2025).

Musrenbang ini membahas rencana pemerintahan ke depan, dengan memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya dan menyampaikan pendapat. Sekretaris Daerah (Sekda) dan Wakil Bupati (Wabup) Tuban, Joko Sarwono, yang mewakili Bupati, turut memberikan tanggapan atas berbagai masukan yang disampaikan.

Dalam keterangannya setelah acara, Wabup Joko Sarwono menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur, ekonomi, sumber daya manusia (SDM), serta peningkatan pelayanan pemerintah menjadi prioritas utama. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan layanan sosial, terutama dalam penanganan disabilitas.

“Kita dapat rilis dari BPS bahwa ada perlambatan angka kemiskinan sebesar 3,86%,” ungkap Wabup Joko.

Ia menambahkan bahwa Pemkab Tuban akan berupaya meningkatkan perekonomian melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di luar sektor industri pengolahan. Fokus utama pengembangan ekonomi daerah akan diarahkan ke sektor perdagangan, UMKM, dan pertanian.

Baca juga: Susul Mas Lindra, Wabup Tuban Joko Sarwono Ikuti Retret di Akmil Magelang

Baca juga: Gubernur Khofifah Hadiri Peresmian 5 Proyek dan Penyerahan CSR Bank Jatim Oleh Bupati Tuban

Di bidang kesehatan, Pemkab Tuban telah menerapkan langkah-langkah pengawasan sejak sebelum pernikahan. Menurutnya, hal ini penting untuk mencegah masalah gizi buruk dan menekan angka stunting pada anak.

“Jangan sampai ada pemicu gizi buruk yang sudah terjadi sejak sebelum pernikahan,” pungkasnya.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee