Bojonegoro – Seorang pria berinisial YS (24), warga Dusun Clangap, Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, ditemukan tewas akibat tersengat aliran listrik dari jebakan tikus di area persawahan desa setempat pada Minggu (08/12/2024) pukul 06.00 WIB. Sawah tersebut diketahui merupakan tanah kas desa (TKD) yang digarap oleh SB (49), tetangga korban sekaligus pemasang jebakan.
Kronologi Kejadian Tersengat Listrik di Kalitidu
Kapolsek Kalitidu, AKP Saefudinuri, menjelaskan bahwa korban pamit kepada ibunya pada Sabtu (07/12/2024) pukul 18.30 WIB untuk keluar rumah. Namun, hingga Minggu pagi, YS tidak kembali.
Pagi harinya, tetangga korban, SM (58), menemukan YS tergeletak di pematang sawah dalam kondisi telentang. Setelah memanggil SB dan warga sekitar, mereka memastikan bahwa korban telah meninggal dunia.
“Setelah dilakukan pengecekan, korban diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Kapolsek AKP Saefudinuri.
Hasil Pemeriksaan TKP dan Identifikasi Korban
Berdasarkan olah TKP, jebakan tikus yang teraliri listrik di sawah tersebut dipasang oleh SB, penggarap tanah kas desa. Hasil identifikasi menunjukkan korban memiliki panjang tubuh 169 cm, perawakan sedang, kulit kuning langsat, dan mengenakan pakaian kaus hitam serta celana kolor hitam.
Korban mengalami luka bakar sepanjang 40 cm di bawah tulang belikat kanan akibat sengatan listrik. Hasil pemeriksaan medis menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat tersengat listrik tanpa tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.
Himbauan Kapolsek Kalitidu untuk Petani
Kapolsek Kalitidu mengingatkan para petani agar berhati-hati dalam menggunakan jebakan tikus beraliran listrik di area persawahan. Hal ini demi mencegah kejadian serupa yang dapat merenggut nyawa.
“Saat ini, jenazah korban telah kami serahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan,” tutup AKP Saefudinuri.
Bahaya Jebakan Tikus Beraliran Listrik
Kejadian ini menambah daftar panjang insiden fatal akibat jebakan tikus beraliran listrik. Masyarakat diimbau untuk mencari metode pengendalian hama yang lebih aman dan tidak membahayakan nyawa manusia.
*Tragis! Pemuda di Bojonegoro Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus
Bojonegoro – Seorang pria berinisial YS (24), warga Dusun Clangap, Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, ditemukan tewas akibat tersengat aliran listrik dari jebakan tikus di area persawahan desa setempat pada Minggu (08/12/2024) pukul 06.00 WIB. Sawah tersebut diketahui merupakan tanah kas desa (TKD) yang digarap oleh SB (49), tetangga korban sekaligus pemasang jebakan.
Kronologi Kejadian Tersengat Listrik di Kalitidu
Kapolsek Kalitidu, AKP Saefudinuri, menjelaskan bahwa korban pamit kepada ibunya pada Sabtu (07/12/2024) pukul 18.30 WIB untuk keluar rumah. Namun, hingga Minggu pagi, YS tidak kembali.
Pagi harinya, tetangga korban, SM (58), menemukan YS tergeletak di pematang sawah dalam kondisi telentang. Setelah memanggil SB dan warga sekitar, mereka memastikan bahwa korban telah meninggal dunia.
“Setelah dilakukan pengecekan, korban diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Kapolsek AKP Saefudinuri.
Hasil Pemeriksaan TKP dan Identifikasi Korban
Berdasarkan olah TKP, jebakan tikus yang teraliri listrik di sawah tersebut dipasang oleh SB, penggarap tanah kas desa. Hasil identifikasi menunjukkan korban memiliki panjang tubuh 169 cm, perawakan sedang, kulit kuning langsat, dan mengenakan pakaian kaus hitam serta celana kolor hitam.
Korban mengalami luka bakar sepanjang 40 cm di bawah tulang belikat kanan akibat sengatan listrik. Hasil pemeriksaan medis menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat tersengat listrik tanpa tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.
Himbauan Kapolsek Kalitidu untuk Petani
Kapolsek Kalitidu mengingatkan para petani agar berhati-hati dalam menggunakan jebakan tikus beraliran listrik di area persawahan. Hal ini demi mencegah kejadian serupa yang dapat merenggut nyawa.
“Saat ini, jenazah korban telah kami serahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan,” tutup AKP Saefudinuri.
Bahaya Jebakan Tikus Beraliran Listrik
Kejadian ini menambah daftar panjang insiden fatal akibat jebakan tikus beraliran listrik. Masyarakat diimbau untuk mencari metode pengendalian hama yang lebih aman dan tidak membahayakan nyawa manusia.
Editor : Agus Susanto












