Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Pj Gubernur Jatim Imbau Kendalikan Pendukung Paslon Usai Insiden Pembacokan Tragis di Sampang

- Reporter

Senin, 18 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Insiden pembacokan tragis di Sampang, tepatnya Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, (Ist).

Insiden pembacokan tragis di Sampang, tepatnya Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, (Ist).

SAMPANG, JATIM – Pj Gubernur Jatim, Adhy Karyono, mengimbau pasangan calon (paslon) peserta Pilbup Sampang untuk mengendalikan para pendukungnya, menyusul insiden pembacokan tragis di Sampang, tepatnya Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang, pada Minggu (17/11/2024). Kejadian tersebut diduga bermotif politik terkait Pemilihan Bupati Sampang.

Salah satu korban yang meninggal dunia diketahui merupakan saksi pasangan calon nomor urut 2, Slamet Junaidi-Ahmad Mahfudz (Jimad Sakteh).

“Pesta demokrasi ini tidak boleh diwarnai dengan tindakan kekerasan seperti ini. Hal seperti ini hanya akan merugikan kita semua dan merusak persatuan,” kata Adhy usai menghadiri rapat koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria di Surabaya, Senin (18/11/2024).

Koordinasi dengan Polda Jatim

Adhy memastikan kasus ini telah ditangani pihak berwenang dan pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur untuk mengantisipasi potensi konflik yang mungkin muncul menjelang Pilkada Serentak pada 27 November 2024.

“Kami mengimbau agar tidak hanya di Sampang, tetapi seluruh wilayah Jawa Timur tetap waspada. Semakin mendekati tanggal pemilihan, eskalasi konflik seperti ini cenderung meningkat. Hari ini kami akan rapat bersama Kapolda untuk langkah antisipasi lebih lanjut,” ujarnya.

Video Viral Aksi Brutal

Insiden kekerasan ini viral di media sosial, menunjukkan aksi kejam lima pria bersenjata celurit yang menyerang korban secara brutal di sebuah halaman luas. Dalam video tersebut, korban yang mengenakan sarung dan kopiah putih terlihat tak berdaya saat dikeroyok.

Korban mengalami luka bacok parah di sekujur tubuhnya, khususnya di bagian pinggang dan paha belakang. Warga sekitar sempat mencoba melerai menggunakan bambu, namun tidak mampu menghentikan para pelaku.

Meningkatkan Kewaspadaan

Adhy menegaskan pentingnya seluruh pihak menjaga suasana kondusif menjelang pemilu. “Semua pihak harus menahan diri, termasuk pendukung masing-masing paslon. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan persatuan demi kelancaran pesta demokrasi,” tutupnya.

Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keamanan dalam pelaksanaan demokrasi, dengan mengutamakan dialog dan persaudaraan di tengah dinamika politik yang memanas.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Terkuak! Suami Sendiri Diduga Bunuh Bidan Situbondo Yang Ditemukan Tewas di Drainase
Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Drainase Pantura Situbondo
IMM Tuban Periode 2026-2027 Resmi Dilantik, Isu Perempuan Jadi Prioritas
Meski Damai, Oknum Polisi Terduga Pemukul Badut di Tuban Tetap Diperiksa Propam
Gelombang 1,5 Meter Terjang Pesisir Tuban, Dua Kapal Nelayan Hancur Dihantam Ombak
SE Sekda Tak Digubris, Jalan Bancar–Jatirogo Masih Dipenuhi Ceceran Pasir Silika
19 Dapur MBG Disuspend, Pemkab Situbondo Minta Disikapi Sebagai Evaluasi
Jelang Operasi Patuh Kapuas 2026, Polres Melawi Bidik Balap Liar dan Knalpot Brong

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:04 WIB

Terkuak! Suami Sendiri Diduga Bunuh Bidan Situbondo Yang Ditemukan Tewas di Drainase

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:55 WIB

Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Drainase Pantura Situbondo

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:48 WIB

IMM Tuban Periode 2026-2027 Resmi Dilantik, Isu Perempuan Jadi Prioritas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:36 WIB

Meski Damai, Oknum Polisi Terduga Pemukul Badut di Tuban Tetap Diperiksa Propam

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:07 WIB

Gelombang 1,5 Meter Terjang Pesisir Tuban, Dua Kapal Nelayan Hancur Dihantam Ombak

Berita Terbaru

Petugas mengevakuasi jenazah Murtafia Rafika Devi (34), seorang bidan RSUD Besuki yang ditemukan meninggal dunia di saluran drainase Jalur Pantura Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, Sabtu (06/06/2026) malam, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Drainase Pantura Situbondo

Sabtu, 6 Jun 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id