Premanisme Dibiarkan, Potensi Wisata Sumber Krawak Tuban Mati Suri

- Reporter

Jumat, 12 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tuban – Kawasan wisata Sumber Krawak di Desa Guo Terus, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, seharusnya bisa menjadi destinasi unggulan berbasis alam. Namun hingga kini, kawasan tersebut justru identik dengan pemalakan, intimidasi, dan aksi premanisme yang seakan dibiarkan.
Alih-alih menghadirkan kenyamanan bagi wisatawan, Sumber Krawak kini menjadi momok. Warganet di media sosial sudah berkali-kali melontarkan keluhan, bahkan terang-terangan menyebut lokasi itu rawan pungli dan preman.
“Akeh pungli, ambe preman ne,” tulis akun @yohan_andika.
“Banyak premannya jadi takut mau kesana lagi,” tambah akun @nurma_yudii.
Keluhan serupa terus bermunculan, namun kondisi tak kunjung berubah.

Warga Enggan Datang, Potensi Ekonomi Hilang

Yanto, warga setempat, mengaku sudah jarang mengunjungi kawasan tersebut meski dekat dengan rumahnya.
“Sering di sana terjadi pemalakan. Biasanya bukan warga sini, tapi dari desa lain yang datang. Jadinya males ke sana mas,” ungkapnya.
Praktik semacam ini membuat potensi wisata desa terhambat. Padahal, jika dikelola dengan baik, Sumber Krawak bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

Aparat Janjikan Patroli

Kapolsek Montong, IPTU Komari, menyebut pihaknya akan menggencarkan patroli dan memasang banner imbauan. Namun, banyak warga menilai langkah tersebut terlalu normatif dan belum menjawab kebutuhan nyata: penindakan tegas terhadap para pelaku.
“Patroli sifatnya hanya sementara, begitu aparat pergi, preman muncul lagi. Butuh langkah lebih serius, bukan sekadar spanduk,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Disbudporapar: Potensi Ada, Tapi Tak Tergarap

Kepala Disbudporapar Tuban, Mohammad Emawan Putra, mengakui Sumber Krawak punya potensi besar, namun belum ada pengelolaan resmi sejak pandemi.
“Ke depan mungkin akan kami dorong desa setempat membentuk Pokdarwis,” katanya.
Pernyataan itu dinilai sebagian warga hanya wacana lama yang berulang, tanpa ada langkah konkret yang membuat kawasan benar-benar aman untuk dikembangkan.

Perhutani Diam

Sumber Krawak berada di bawah administratif Perhutani KPH Parengan. Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak Perhutani melalui Humas Aat belum memberikan keterangan resmi. Diamnya Perhutani makin mempertegas kesan bahwa persoalan ini seolah bukan prioritas, meski kawasan milik negara tersebut terus dikuasai preman. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee