Promo

Progres KDKMP di Tuban: PT Agrinas Jalankan Peran sebagai Mitra PSN

- Reporter

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerai Sembako Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) di Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, yang berada di bawah pembinaan Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan setempat, sebagai bagian dari penguatan ekonomi desa dan program koperasi berbasis kebutuhan masyarakat, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Gerai Sembako Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) di Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, yang berada di bawah pembinaan Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan setempat, sebagai bagian dari penguatan ekonomi desa dan program koperasi berbasis kebutuhan masyarakat, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban –  PT Agro Industri Nasional (Agrinas) menjadi mitra pelaksana pembangunan gerai Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Tuban. Keterlibatan Agrinas merupakan bagian dari implementasi Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan pemerintah pusat untuk memperkuat ekonomi desa melalui koperasi.
Pembangunan gerai dilakukan secara bertahap dan serentak di berbagai daerah, dengan Agrinas berperan dalam aspek teknis pembangunan fisik serta verifikasi kesiapan lokasi.

Verifikasi Lahan hingga Pembangunan Fisik

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Jawa Timur, Budi Sarwoto, menjelaskan bahwa PT Agrinas bertanggung jawab memastikan kesiapan lahan dan kelayakan teknis sebelum pembangunan dilakukan.
“PT Agrinas melakukan verifikasi lahan, pendampingan teknis, dan pembangunan gerai sesuai standar yang ditetapkan pusat,” ujar Budi saat ditemui Liputansatu.id.
Ia menambahkan, pembangunan gerai KDKMP menggunakan Dana Desa sesuai kebijakan nasional. Ke depan, desa diharapkan memperoleh manfaat ekonomi dari operasional koperasi melalui pembagian keuntungan yang masuk sebagai Pendapatan Asli Desa (PADes).

Progres KDKMP di Kabupaten Tuban

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Tuban, Gunadi, menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 328 KDKMP yang telah terbentuk di Tuban. Dari jumlah tersebut, 64 koperasi telah aktif dan 81 sudah memiliki gerai.
Dari sisi pembangunan, Gunadi menyebut hanya lokasi yang lolos verifikasi PT Agrinas yang dapat dibangun.
“Dari hasil verifikasi PT Agrinas, terdapat 182 lahan yang disetujui untuk pembangunan. Sebanyak 168 di antaranya saat ini sudah dalam proses pembangunan,” jelasnya.

Persyaratan Lahan Jadi Fokus Verifikasi

Gunadi menjelaskan bahwa salah satu poin utama verifikasi adalah kesiapan lahan. Ketentuan yang diterapkan antara lain lahan minimal seluas 1.000 meter persegi, atau alternatif ukuran 30 x 20 meter.
“Terdapat lahan yang belum memenuhi ketentuan. Itu akan diverifikasi ulang, apakah masih layak dibangun atau tidak,” terangnya.
Terkait isu penggunaan lahan produktif pertanian, pihak Diskopumdag menyampaikan bahwa aspek tersebut berada di luar kewenangannya dan menjadi ranah instansi lain sesuai regulasi tata ruang.

Progres Nasional PT Agrinas

Secara nasional, PT Agrinas ditugaskan sebagai mitra pelaksana pembangunan gerai KDKMP di berbagai provinsi sebagai bagian dari percepatan PSN. Berdasarkan kebijakan pemerintah pusat, pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan koperasi, legalitas kelembagaan, serta dukungan pemerintah daerah.
Program KDKMP sendiri dirancang untuk menjangkau ribuan desa dan kelurahan di seluruh Indonesia, dengan target membangun pusat kegiatan ekonomi desa yang terintegrasi. Dalam konteks ini, PT Agrinas berperan sebagai pelaksana teknis pembangunan fisik, sementara pengelolaan koperasi tetap berada di bawah struktur KDKMP dan pembinaan kementerian terkait.

Pemerintah daerah menyatakan masih terus berkoordinasi dengan PT Agrinas, kementerian teknis, serta instansi terkait lainnya untuk menyelaraskan kesiapan infrastruktur, kelembagaan koperasi, dan perizinan.
Program KDKMP diharapkan dapat menjadi sarana penguatan ekonomi desa melalui koperasi yang terkelola secara profesional, dengan dukungan BUMN pada tahap awal pembangunan. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Saber Pangan Sidak Pasar Baru Tuban, Ini Daftar Harga Terbaru Bapokting
Sengketa Penyegelan SPPG Tegalbang Tuban Berakhir dengan Kesepakatan Rp20 Juta
Gaji Belum Dibayar, Vendor Mundur dari SIG Tuban; 105 Pekerja Mogok Kerja
Mobil Dinas Diduga Ganti Pelat Demi Isi Pertalite, Pertamina Jatuhkan Sanksi ke SPBU di Tuban
VIRAL Porsi Minim MBG di Bancar, Pengelola Akui Ada Kelalaian
Pencurian Kabel Sibel Marak di Merakurak, Sejumlah HIPPA Rugi Jutaan Rupiah
Mantan Anggota DPRD Tuban Jadi Tersangka Tambang Ilegal, Polisi Sita Excavator hingga Truk
Kuasa Hukum Erhamni Bantah Tuduhan, Polemik SPPG Tegalbang Tuban Masih Memanas

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:47 WIB

Saber Pangan Sidak Pasar Baru Tuban, Ini Daftar Harga Terbaru Bapokting

Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:39 WIB

Sengketa Penyegelan SPPG Tegalbang Tuban Berakhir dengan Kesepakatan Rp20 Juta

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:38 WIB

Gaji Belum Dibayar, Vendor Mundur dari SIG Tuban; 105 Pekerja Mogok Kerja

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:41 WIB

Mobil Dinas Diduga Ganti Pelat Demi Isi Pertalite, Pertamina Jatuhkan Sanksi ke SPBU di Tuban

Jumat, 13 Februari 2026 - 16:57 WIB

VIRAL Porsi Minim MBG di Bancar, Pengelola Akui Ada Kelalaian

Berita Terbaru

Tampilan sajian MBG di Bancar yang dipersoalkan wali murid, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Pendidikan

VIRAL Porsi Minim MBG di Bancar, Pengelola Akui Ada Kelalaian

Jumat, 13 Feb 2026 - 16:57 WIB

Advertisement
Promo Shopee