Situbondo – Suasana haru menyelimuti penyambutan kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Situbondo. Setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci, sebanyak 360 jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 40 tiba dengan selamat di Bandara Internasional Juanda Surabaya pada Senin (23/6/2025) pukul 16.00 WIB. Selanjutnya, mereka melanjutkan perjalanan menuju Situbondo dan tiba di kampung halaman pada malam harinya.
Jemaah Kloter 40 Tiba di Situbondo
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo, Mudhofar, mengatakan bahwa kloter 40 adalah kelompok pertama yang kembali ke Situbondo dalam rangkaian pemulangan jemaah haji tahun ini. Para jemaah tersebut disambut hangat oleh keluarga di dua titik penjemputan, yakni Kantor Pemkab Situbondo dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo.
“Pada malam ini ada 360 jemaah haji Situbondo dari kloter 40 yang dijemput di dua titik, yakni Kantor Pemkab dan Pesantren Salafiyah Syafi’iyah. Keluarga bisa menjemput sesuai lokasi keberangkatan jemaah masing-masing,” ungkap Mudhofar.
Jadwal Pemulangan Kloter Lain Menyusul Hingga Awal Juli
Kepulangan jemaah haji Situbondo dilakukan secara bertahap. Berikut jadwal lengkap pemulangan kloter asal dan gabungan Situbondo:
• Kloter 41: Tiba di Situbondo pada Selasa (24/6/2025) sekitar pukul 07.35 WIB, dengan titik penjemputan di Pondok Pesantren Walisongo, Kecamatan Panji dan Pondok Pesantren Nurul Wafa, Besuki.
• Kloter 46: Dijadwalkan tiba pada Rabu (25/6/2025)
• Kloter 48: Tiba pada Kamis (26/6/2025)
• Kloter 55: Tiba pada Minggu (29/6/2025)
• Kloter 72: Tiba pada Jumat (4/7/2025)
“Kloter 40 dan 41 sepenuhnya berasal dari Situbondo, sementara kloter lainnya merupakan gabungan dengan kabupaten/kota lain di Jawa Timur,” jelas Mudhofar.
Total Jemaah Situbondo: 919 Orang, Dua Meninggal di Tanah Suci
Dari total 919 jemaah haji yang diberangkatkan dari Situbondo tahun ini, dua orang dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah di Tanah Suci. Sehingga jumlah yang kembali ke tanah air menjadi 917 orang.
“Kami menyampaikan duka mendalam atas wafatnya dua jemaah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah,” tambah Mudhofar.(Fia)
Editor : Mukhyidin Khifdhi












