Ribuan Pelamar Serbu Job Fair Situbondo 2025, Bupati: Jangan Pilih-Pilih Kerja, Mental Harus  Petarung!

- Reporter

Rabu, 25 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Situbondo, Mas Rio dalam acara Job Fair 2025 yang digelar pemerintahan Kabupaten Situbondo, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Bupati Situbondo, Mas Rio dalam acara Job Fair 2025 yang digelar pemerintahan Kabupaten Situbondo, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Job Fair Situbondo 2025: Jawaban atas Keresahan Masyarakat

Situbondo – Pemerintah Kabupaten Situbondo menggelar Job Fair 2025 sebagai upaya serius dalam menekan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di wilayahnya. Acara yang berlangsung pada Rabu, 25 Juni 2025, ini disambut antusias oleh ribuan pencari kerja dari berbagai kalangan.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo yang akrab disapa Mas Rio, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan respons atas banyaknya aspirasi masyarakat, terutama anak muda, yang disampaikan lewat media sosial pribadinya.

“Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Situbondo itu 3,15 persen per Desember 2024. Artinya, masih ada sekitar 13 ribuan warga yang menganggur. Meskipun saya yakin angkanya bisa lebih dari itu,” ungkap Mas Rio.

Mas Rio menekankan bahwa job fair ini adalah bentuk nyata pemerintah hadir langsung menjawab kebutuhan masyarakat.

“Banyak yang DM saya di medsos soal pekerjaan. Maka kita fasilitasi langsung lewat job fair in person seperti ini, langsung wawancara di tempat,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah ada sekitar 1.800 pelamar yang mendaftar secara daring, sebelum datang langsung ke lokasi kegiatan.

Mas Rio Ajak Anak Muda Ubah Mindset soal Dunia Kerja

Lebih dari sekadar menyediakan lapangan pekerjaan, Mas Rio mengajak masyarakat untuk mengubah pola pikir lama tentang pekerjaan.

“Kerja itu nggak harus jam tujuh berangkat, jam empat pulang, duduk di kantor. Sekarang banyak pekerjaan yang bisa dilakukan dari rumah tapi tetap menghasilkan uang,” jelasnya.

Menurutnya, mentalitas juga menjadi kunci dalam meraih pekerjaan:

“Mentalnya harus petarung. Jangan pilih-pilih kerja. Suatu saat kalau ekonomi sudah mapan, bisa pulang dan membangun Situbondo. Yang penting jangan lupakan kampung halaman,” tegasnya.

Salah satu pelamar kerja, Indah, mengaku senang bisa ikut serta dalam job fair ini. Lulusan tahun 2025 itu membawa tiga lembar CV untuk mengoptimalkan peluang.

“Mau lamar kerja, sudah ada tujuan ke PT Karya bagian admin. Tapi saya mau coba cari yang lain juga. Jadi bawa tiga CV biar bisa sebar ke beberapa perusahaan,” ujarnya.

Indah mengaku bahwa mencari kerja di luar cukup sulit, dan momen seperti job fair ini sangat membantunya mendapatkan akses langsung ke berbagai perusahaan tanpa harus menunggu panggilan yang lama.

Perusahaan-Perusahaan Terlibat dan Harapan ke Depan

Job fair ini diikuti oleh puluhan perusahaan dari berbagai sektor, mulai dari manufaktur, perdagangan, jasa, hingga digital. Pemerintah berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkala dengan skala yang lebih besar.
Mas Rio menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menyediakan lebih banyak ruang-ruang interaktif seperti ini agar anak muda Situbondo bisa berdaya di kampung sendiri maupun di luar kota.

“Yang penting, kita bantu bukakan jalan dulu. Setelah itu, tinggal semangat dan kemauan mereka yang menentukan,” pungkasnya.

Job Fair Situbondo 2025 menjadi momentum penting bagi ribuan pencari kerja untuk membuka lembaran baru. Dengan dukungan pemerintah daerah, serta kemauan kuat dari para pencari kerja, Situbondo optimistis bisa menurunkan angka pengangguran dan menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera.(Fia)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee