TUBAN – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo, telah menjadi perhatian utama bagi Pemerintah Kabupaten Tuban. Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban, Budi Wiyana, menyatakan bahwa Pemkab Tuban siap mendukung program tersebut.
Sekda Budi Wiyana menjelaskan bahwa Pemkab Tuban hanya berperan sebagai pengawasan program tersebut. “Kami akan mengawasi pelaksanaan program MBG di Tuban, terutama dalam hal ketepatan sasaran dan kualitas makanan yang disajikan,” ujarnya.
Untuk mendukung program MBG, Pemkab Tuban akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk TNI, swasta, dan Badan Gizi Nasional (BGN). Dapur umum yang digunakan akan merupakan kolaborasi dari pemerintah, TNI, dan swasta.
Pemkab Tuban juga akan membangun dapur umum di kawasan yang belum terdapat dapur umum.
“Kami akan membangun dapur umum di tanah aset kami, seperti bekas sekolah atau aset lain yang tidak terpakai,” ungkap Sekda Budi Wiyana.
Proses pengadaan bahan makanan akan dilakukan dengan bekerja sama dengan masyarakat. Hal ini bertujuan untuk menghidupkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan meningkatkan perekonomian lokal.
“Kami akan membeli beras, telur, dan bahan-bahan lain dari masyarakat,” ujarnya.
Dengan demikian, program MBG di Tuban diharapkan dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama siswa-siswi di sekolah dasar dan menengah pertama.
Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, program MBG di Jawa Timur telah mencapai 60% kesiapan. Program ini bertujuan untuk memberikan makanan bergizi gratis kepada siswa-siswi di sekolah. (AS/Sil).
Editor : Silvy Junaidi












