Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Wakil Kepala BGN Soroti Dapur MBG Tuban, Temuan Video Pencucian Ompreng Langgar SOP

- Reporter

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah unggahan video proses pencucian ompreng di salah satu SPPG di Tuban, (Sc/Ist).

Sebuah unggahan video proses pencucian ompreng di salah satu SPPG di Tuban, (Sc/Ist).

Tuban – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung menyampaikan keprihatinannya atas masih banyaknya dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum sepenuhnya mematuhi standar operasional prosedur (SOP) dalam pengelolaan dan keamanan makanan.
Keprihatinan itu muncul setelah kembali terjadi insiden menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan oleh SPPG Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Tuban, pada Selasa (14/10/2025). Sebelumnya, dapur yang sama juga sempat tersandung kasus dugaan keracunan dan temuan ulat pada Juli lalu.
“Masih ada kealfaan di beberapa dapur MBG. Dari kiriman video yang kami terima, terlihat wadah makan atau ompreng setelah dikembalikan dari penerima manfaat ditempatkan di area terbuka dan bahkan di bawah lantai. Relawan pencucian pun tidak memakai alat pelindung diri,” ujar Lodewyk saat dikonfirmasi, Kamis (16/10/2025).

Proses Pencucian Langgar Aturan Kebersihan

Menurutnya, praktik tersebut berpotensi menurunkan kualitas makanan dan membuka peluang penyebaran penyakit.
“Pencucian ompreng yang tidak sesuai SOP bisa menyebabkan kontaminasi bakteri. Ini harus segera dievaluasi,” tegasnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan meneruskan laporan terkait kondisi dapur MBG di Tuban kepada pihak berwenang untuk dilakukan pemeriksaan ulang terhadap kepatuhan SOP di setiap dapur umum program nasional tersebut.
“Baik, terima kasih. Kami akan menunggu informasi selengkapnya untuk evaluasi. Semua dapur harus dicek kembali,” imbuhnya menanggapi video yang beredar memperlihatkan proses pencucian ompreng di tempat terbuka tanpa penggunaan alat pelindung diri (APD).

BGN Ingatkan Pentingnya SOP Kebersihan Dapur

Dalam keterangannya, Lodewyk juga menjabarkan langkah-langkah SOP pencucian ompreng yang benar. Menurutnya, proses harus dilakukan dengan air bersih yang mengalir, sabun khusus untuk kebersihan makanan, dan suhu air minimal 80°C untuk memastikan kuman mati.
Setelah direndam dalam larutan sabun beberapa menit, ompreng harus dibilas dengan air mengalir hingga benar-benar bersih, kemudian dikeringkan menggunakan lap steril atau alat pengering.
“Dengan penerapan SOP yang ketat, keamanan makanan bagi penerima manfaat bisa lebih terjamin,” tegasnya.
“Kami ingin dapur MBG di seluruh daerah meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap SOP. Tim BGN akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaannya,” pungkasnya. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Pria di Tuban Dianiaya Brutal hingga Kritis, Pelaku Kabur dan Diburu Polisi
Ditarget Rampung 20 Juni 2026, Progres Fisik Sekolah Rakyat Tuban Jadi Sorotan
Hari Kelima Pencarian, Nelayan Tuban yang Hilang Belum Ditemukan
Pasar Sukabangun Ketapang Jadi Andalan Warga Penuhi Kebutuhan Pokok dan Hasil Laut Segar
Dinamika Politik Kian Sentral, Ketum SMSI Firdaus Minta Media Siber Daerah Jaga Independensi
Bukan Hanya APBD Rp8,1 Miliar, Bisakah Industri Dilibatkan Menguatkan Jalan Jenu–Merakurak?
Tiga Bulan Ditutup, Perbaikan Ring Road Tuban Belum Juga Dimulai
Hampir Dua Tahun Bergulir, Kasus Penyerobotan Lahan di Tuban Masih Tahap Pemeriksaan Saksi

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:31 WIB

Pria di Tuban Dianiaya Brutal hingga Kritis, Pelaku Kabur dan Diburu Polisi

Senin, 15 Juni 2026 - 19:00 WIB

Ditarget Rampung 20 Juni 2026, Progres Fisik Sekolah Rakyat Tuban Jadi Sorotan

Senin, 15 Juni 2026 - 18:48 WIB

Hari Kelima Pencarian, Nelayan Tuban yang Hilang Belum Ditemukan

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:52 WIB

Pasar Sukabangun Ketapang Jadi Andalan Warga Penuhi Kebutuhan Pokok dan Hasil Laut Segar

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:54 WIB

Bukan Hanya APBD Rp8,1 Miliar, Bisakah Industri Dilibatkan Menguatkan Jalan Jenu–Merakurak?

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id