Tuban – Di tengah maraknya sorotan terhadap penggunaan dana Program Indonesia Pintar (PIP), SMKN Jatirogo mengundang puluhan wali murid penerima bantuan untuk mengikuti sosialisasi agar pemanfaatan dana pendidikan benar-benar tepat sasaran.
Kegiatan yang digelar di musala sekolah pada Jumat (31/07/2026) itu dihadiri sebanyak 73 wali murid penerima PIP. Dalam pertemuan tersebut, pihak sekolah memberikan penjelasan mengenai mekanisme pencairan, penggunaan dana, hingga penegasan bahwa tidak ada pemotongan bantuan.
Sekolah Libatkan Orang Tua agar Dana PIP Digunakan untuk Pendidikan
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN Jatirogo, M. Albar, mengatakan pelibatan orang tua dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap penggunaan dana PIP oleh siswa.
Menurutnya, pada pencairan sebelumnya masih ditemukan sejumlah siswa yang menggunakan dana bantuan untuk kebutuhan di luar kepentingan pendidikan karena orang tua tidak mengetahui proses pencairannya.
“Uang segitu kan besar ya mas, Rp1,8 juta. Kemarin ada yang dibelikan aksesoris motor, ada yang dibuat beli HP,” ujar Albar kepada Liputansatu.id.
Karena itu, sekolah sengaja mengundang wali murid agar penggunaan dana dapat dikontrol langsung oleh keluarga sehingga benar-benar dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan belajar.
Selain itu, pihak sekolah juga mengimbau orang tua agar tidak terburu-buru membeli perlengkapan sekolah yang masih layak digunakan. Dengan demikian, dana PIP dapat dialokasikan untuk kebutuhan pendidikan lain yang lebih mendesak.
Tegaskan Dana PIP Tidak Dipotong
Dalam kesempatan tersebut, SMKN Jatirogo juga meluruskan isu yang berkembang di masyarakat terkait dugaan adanya pemotongan dana PIP oleh sekolah.
Albar menegaskan seluruh bantuan yang diterima siswa disalurkan secara utuh tanpa ada potongan untuk kepentingan sekolah.
“Ada isu kami potong untuk kepentingan sekolah, jadi kami tegaskan tidak ada pemotongan untuk dana PIP,” tegasnya.
Pihak sekolah berharap sosialisasi ini dapat menghilangkan kesalahpahaman sekaligus meningkatkan transparansi dalam penyaluran bantuan pendidikan.
SMKN Jatirogo Miliki Lima Program Keahlian
SMKN Jatirogo merupakan salah satu sekolah menengah kejuruan yang berada di wilayah barat Kabupaten Tuban, tepatnya di Jalan Raya Bader No. 55, Kecamatan Jatirogo.
Saat ini sekolah tersebut memiliki sekitar 1.435 siswa dengan lima program keahlian, yakni:
• Teknik Kendaraan Ringan dan Otomotif (TKRO)
• Desain dan Produksi Busana
• Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)
• Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL)
• Geologi Pertambangan
Melalui sosialisasi ini, SMKN Jatirogo berharap dana Program Indonesia Pintar benar-benar dimanfaatkan sesuai tujuan pemerintah, yakni membantu kebutuhan pendidikan siswa dan mencegah penyalahgunaan bantuan. (Az)












