Sindikat Judi Online Internasional Senilai Rp 1,4 Triliun Dibongkar

- Reporter

Jumat, 13 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasubdit II Direktorat Reserse Siber Polda Jatim, AKBP Charles P Tampubolon dalam konpers ungkap sindikat judi online.(Ist)

Kasubdit II Direktorat Reserse Siber Polda Jatim, AKBP Charles P Tampubolon dalam konpers ungkap sindikat judi online.(Ist)

Jaringan Sindikat Judi Online international

SURABAYA, JATIM – Polisi berhasil membongkar sindikat judi online internasional dengan perputaran uang fantastis mencapai Rp 1,4 triliun. Jaringan ini diketahui dikendalikan oleh dua operator utama berinisial RY dan SW, yang saat ini berada di luar negeri, yakni di Kamboja dan Filipina. Kedua nama tersebut telah resmi dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kasubdit II Direktorat Reserse Siber Polda Jatim, AKBP Charles P Tampubolon, mengungkapkan bahwa pengungkapan sindikat judi online ini berawal dari penangkapan dua pelaku di Banyuwangi, MAS (22) dan MWF (18). Keduanya diketahui mempromosikan situs judi online melalui akun Instagram seperti @orkesanbanyuwangi dan @dangdut_banyuwangi.

Baca juga: Polda Jatim Bongkar Jaringan Pengedar Ganja Antar Pulau, 166 Kilogram Ganja Disita

Baca juga: BNNK Tuban Gelar Razia di Tiga Tempat Hiburan Malam, 93 Pengunjung Dan Pegawai Doperiksa

Baca juga: Pabrik Narkoba di Bandung Berhasil Diungkap, 3 Tersangka Berhasil Diamankan Bareskrim Polri

Modus Operasi Sindikat
Para pelaku menggunakan platform Instagram untuk memasarkan hingga 15 situs judi online, termasuk KingJR, Fix77, dan GajahSlot88. Dalam promosi tersebut, penyanyi dangdut turut dilibatkan melalui video dengan tautan langsung ke situs perjudian.

Polisi kemudian melacak hingga menangkap pelaku lain, yakni STK (48) dan PY (40), di Surabaya. Mereka berperan menyediakan rekening bank untuk menampung hasil transaksi judi. Penyelidikan berlanjut ke Jakarta, di mana EC (43) dan ES (47) ditangkap atas peran mereka dalam mengelola keuangan sindikat melalui perusahaan fiktif.

Nilai Transaksi dan Barang Bukti
Penelusuran rekening yang digunakan sindikat judi online menunjukkan total transaksi mencapai Rp 200 miliar. Sementara itu, pencucian uang yang dilakukan melalui perusahaan fiktif mencapai Rp 1,4 triliun. Dana tersebut dikirim ke luar negeri, termasuk Singapura, Malaysia, Kamboja, Filipina, dan Cina.

Barang bukti yang disita oleh polisi meliputi:

Uang tunai sebesar Rp 4,95 miliar.
375 kartu ATM dan buku tabungan.
49 unit telepon seluler.
185 key token bank.
Dokumen palsu berupa akta pendirian perusahaan.
Hukuman Berat Menanti
Enam tersangka yang telah ditangkap dijerat dengan UU ITE, UU Transfer Dana, dan UU Pencucian Uang. Ancaman hukuman mencapai maksimal 20 tahun penjara.

“Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara,” tutup AKBP Charles dalam konferensi pers di Polda Jatim, Kamis (12/12/2024).

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Petugas Gabungan Gerebek Eks Lokalisasi Cangkring Tuban
Merokok Saat Berkendara, Bisakah Anggota Polri Dijerat UU Lalu Lintas?
Lautan Manusia di Alun-alun Situbondo, Haul Masyayikh Dihadiri Lebih dari 150 Ribu Jemaah
Viral Dugaan Barcode Solar Subsidi Dipakai Kendaraan Lain di SPBU Margosuko Tuban
Misteri Uang Rp600 Juta Tambang Ilegal Tuban Kian Rumit, Muncul Dugaan Keterkaitan ASN Kejari
Petani di Tuban Ditemukan Meninggal di Area Ladang, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polresta Tuban Bongkar 4 Kasus Narkoba, 6 Tersangka dan Puluhan Butir Ekstasi Diamankan
Ayah Tiri di Tuban Diduga Lecehkan Anak hingga Hamil

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:38 WIB

Petugas Gabungan Gerebek Eks Lokalisasi Cangkring Tuban

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:47 WIB

Merokok Saat Berkendara, Bisakah Anggota Polri Dijerat UU Lalu Lintas?

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:04 WIB

Lautan Manusia di Alun-alun Situbondo, Haul Masyayikh Dihadiri Lebih dari 150 Ribu Jemaah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:11 WIB

Viral Dugaan Barcode Solar Subsidi Dipakai Kendaraan Lain di SPBU Margosuko Tuban

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:04 WIB

Petani di Tuban Ditemukan Meninggal di Area Ladang, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru

Petugas gabungan dari Satpol PP, Polri, TNI, Subdenpom, dan DLHP Kabupaten Tuban melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pengunjung saat operasi penertiban di kawasan eks lokalisasi Cangkring, Kecamatan Rengel, Sabtu (18/07/2026) malam, (Assayid Annazili/Liputansatu.id ).

Hukum Kriminal

Petugas Gabungan Gerebek Eks Lokalisasi Cangkring Tuban

Minggu, 19 Jul 2026 - 19:38 WIB

Anggota Polri berseragam dinas mengendarai sepeda motor di Jalan Basuki Rahmat, Tuban, dalam peristiwa yang memunculkan pembahasan mengenai aturan merokok saat berkendara dan disiplin anggota kepolisian, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Merokok Saat Berkendara, Bisakah Anggota Polri Dijerat UU Lalu Lintas?

Minggu, 19 Jul 2026 - 14:47 WIB