Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Solar Sempat Kosong di Sejumlah SPBU Tuban, Truk Mengular Antre BBM

- Reporter

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah truk mengantre di salah satu SPBU di Kabupaten Tuban yang masih memiliki stok solar, Sabtu (8/3/2026). Kekosongan BBM jenis solar di beberapa SPBU membuat kendaraan logistik harus menunggu lama untuk mendapatkan bahan bakar, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Sejumlah truk mengantre di salah satu SPBU di Kabupaten Tuban yang masih memiliki stok solar, Sabtu (8/3/2026). Kekosongan BBM jenis solar di beberapa SPBU membuat kendaraan logistik harus menunggu lama untuk mendapatkan bahan bakar, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Sejumlah SPBU di Kabupaten Tuban dilaporkan mengalami kekosongan BBM jenis solar pada Sabtu (08/03/2026). Kondisi tersebut memicu antrean panjang kendaraan, terutama truk dan kendaraan bermesin diesel.
Dari pantauan di lapangan, antrean kendaraan tampak mengular di beberapa SPBU. Mayoritas kendaraan yang mengantre merupakan truk logistik dan angkutan barang yang bergantung pada bahan bakar jenis solar.

Pertamina Pastikan Stok BBM Aman

Di tengah situasi tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan pasokan dan distribusi BBM secara umum tetap dalam kondisi aman meskipun terjadi dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa kondisi stok BBM di wilayah Jatimbalinus saat ini berada pada level aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Saat ini rata-rata ketahanan stok BBM, khususnya di wilayah Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, dipastikan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama pada momen Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri,” ujar Ahad.

Distribusi BBM Disebut Tetap Lancar

Ia menjelaskan ketersediaan tersebut diperkuat melalui pasokan rutin yang telah terjadwal sesuai perencanaan suplai dan distribusi. Selain itu, Pertamina juga telah menjalankan pola build up stock sejak menjelang Ramadan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi BBM.
Menurut Ahad, hingga saat ini proses pendistribusian BBM ke berbagai lembaga penyalur berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Pertamina juga terus memperkuat koordinasi lintas sektor dengan pemerintah, aparat penegak hukum, serta berbagai pemangku kepentingan guna mengantisipasi potensi gangguan distribusi energi.

Gunakan Metode RAE untuk Antisipasi Gangguan

Sebagai langkah antisipasi, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menerapkan metode RAE (Regular, Alternative, dan Emergency) dalam pengelolaan rantai pasok dan distribusi energi.
Langkah mitigasi tersebut dilakukan untuk memastikan ketahanan pasokan energi tetap terjaga.
“Upaya ini dilakukan dengan tetap memprioritaskan keselamatan pekerja, keamanan aset, serta keberlangsungan operasional melalui pemantauan intensif dan penguatan manajemen risiko,” tambahnya.

Antrean Truk Sempat Mengular di SPBU Tuban

Menanggapi adanya kekosongan solar di beberapa SPBU di Tuban, pihak Pertamina menegaskan kondisi tersebut tidak berkaitan dengan situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.
“Bukan karena dampak perang di Timur Tengah. Itu hanya karena pasokan belum sampai ke SPBU. Masih menunggu pengiriman,” jelas Ahad.

Sementara itu, dari hasil pantauan di sejumlah SPBU di Kabupaten Tuban, kekosongan solar sempat menyebabkan antrean kendaraan cukup panjang.
Truk logistik dan kendaraan angkutan barang terlihat menunggu pasokan BBM kembali tersedia agar dapat melanjutkan perjalanan.

Salah satu sopir truk yang ikut mengantre di SPBU Dasin, Tuban, Slamet (45) mengaku sudah menunggu cukup lama untuk mendapatkan solar.“Sudah antre dari pagi, karena di beberapa SPBU katanya solar habis. Jadi terpaksa cari yang masih ada stok,” ujarnya saat ditemui di lokasi.Menurutnya, antrean panjang seperti ini cukup mengganggu jadwal pengiriman barang karena sopir harus menunggu berjam-jam hingga bisa mengisi bahan bakar.“Kalau solar kosong begini ya pengiriman jadi molor. Harapannya pasokan cepat datang supaya antrean tidak semakin panjang,” tambahnya.

Pertamina Imbau Warga Tidak Panic Buying

Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
Masyarakat diminta membeli BBM sesuai kebutuhan serta melaporkan jika menemukan pelanggaran di lembaga penyalur melalui Pertamina Contact Center 135. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

El Nino Mengancam Tuban, BMKG Ingatkan Warga: Jangan Bakar Lahan!
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Pantai Karangagung Tuban
30 Tahun Tukar Guling TKD Purworejo dari PT TPU Buntu
Kontrak Habis 30 September, PPPK Paruh Waktu Tuban Tetap Diminta Masuk Kerja
Tower BTS Belum Berizin Disegel, Satpol PP Tuban Mulai Sisir Sejumlah Titik
Kekeringan Ekstrem, 28 Desa di Tuban Bergantung Droping Air
LP2B Sumberejo Kulon Disorot, DPRD Tulungagung Minta Pengawasan Diperketat
Wakapolresta Tuban Resmi Dijabat AKBP, Windy Syafutra Gantikan Kompol Supiyan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:11 WIB

El Nino Mengancam Tuban, BMKG Ingatkan Warga: Jangan Bakar Lahan!

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Bocah 8 Tahun Tenggelam di Pantai Karangagung Tuban

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:25 WIB

30 Tahun Tukar Guling TKD Purworejo dari PT TPU Buntu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Kontrak Habis 30 September, PPPK Paruh Waktu Tuban Tetap Diminta Masuk Kerja

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Tower BTS Belum Berizin Disegel, Satpol PP Tuban Mulai Sisir Sejumlah Titik

Berita Terbaru

Ilustrasi anak tenggelam

Peristiwa

Bocah 8 Tahun Tenggelam di Pantai Karangagung Tuban

Senin, 5 Okt 2026 - 18:36 WIB

Kantor Kepala Desa Purworejo (gambar : ist.)

Daerah

30 Tahun Tukar Guling TKD Purworejo dari PT TPU Buntu

Senin, 5 Okt 2026 - 18:25 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu