Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Pertamina Akhirnya Buka Suara Soal Antrean Solar di Tuban, Klaim Stok Aman

- Reporter

Senin, 1 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan kendaraan mengantre di SPBU Bogorejo, Tuban, untuk mendapatkan solar subsidi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Puluhan kendaraan mengantre di SPBU Bogorejo, Tuban, untuk mendapatkan solar subsidi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Setelah ramai dikeluhkan para sopir dan pengguna kendaraan logistik, PT Pertamina Patra Niaga akhirnya memberikan penjelasan terkait antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kabupaten Tuban. Pertamina memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) jenis Biosolar di wilayah tersebut dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Sebelumnya, antrean kendaraan berbahan bakar solar mengular di sejumlah SPBU sejak akhir pekan hingga Senin (01/06/2026). Di beberapa lokasi, antrean bahkan memanjang hingga bahu jalan dan memicu keluhan dari para sopir angkutan barang.

Pertamina Sebut Antrean Dipicu Lonjakan Konsumsi

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa antrean terjadi akibat meningkatnya kebutuhan Biosolar dalam beberapa hari terakhir.
Menurutnya, tingginya aktivitas distribusi barang dan logistik pasca libur panjang Iduladha menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan peningkatan konsumsi BBM subsidi tersebut.
Selain itu, beberapa SPBU juga tengah menunggu kedatangan pasokan dari Terminal BBM sehingga terjadi penumpukan kendaraan pada waktu tertentu.
“Terjadi peningkatan kebutuhan Biosolar seiring aktivitas distribusi logistik setelah libur panjang. Di beberapa SPBU juga terdapat proses menunggu pasokan sehingga antrean sempat meningkat,” ujarnya.

Distribusi Diprioritaskan ke SPBU yang Padat Antrean

Untuk mengatasi kepadatan kendaraan, Pertamina mengaku telah melakukan percepatan distribusi BBM ke sejumlah SPBU yang mengalami lonjakan permintaan.
Pengiriman Biosolar diprioritaskan ke SPBU yang mencatat antrean panjang agar pelayanan kepada masyarakat dapat kembali normal dalam waktu cepat.
“Pertamina telah mengoptimalkan distribusi dengan memprioritaskan pengiriman BBM ke sejumlah SPBU yang mengalami peningkatan antrean. Langkah ini dilakukan agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi dan kondisi penyaluran kembali normal,” kata Ahad.
Menurutnya, distribusi tambahan tersebut dilakukan secara bertahap sambil terus memantau perkembangan konsumsi di lapangan.

Pertamina Pastikan Stok Biosolar Aman

Meski antrean sempat terjadi di sejumlah SPBU, Pertamina menegaskan bahwa stok Biosolar untuk wilayah Tuban masih dalam kondisi aman.
Saat ini proses distribusi terus berjalan guna memastikan kebutuhan masyarakat maupun sektor logistik dapat terpenuhi tanpa kendala berarti.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang berpotensi memicu kepadatan di SPBU.

Masyarakat Diminta Tetap Tertib

Selain memastikan pasokan BBM, Pertamina turut mengapresiasi masyarakat yang tetap menjaga ketertiban selama proses antrean berlangsung.
Menurut perusahaan energi pelat merah tersebut, kedisiplinan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi, terutama saat terjadi lonjakan konsumsi.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi terkait produk maupun layanan Pertamina, perusahaan menyediakan layanan Call Center 135 yang beroperasi selama 24 jam.
Dengan adanya tambahan distribusi dan percepatan pasokan ke SPBU-SPBU yang padat antrean, Pertamina berharap kondisi penyaluran Biosolar di Kabupaten Tuban dapat kembali normal dalam waktu dekat. (Az)

Berita Terkait

El Nino Mengancam Tuban, BMKG Ingatkan Warga: Jangan Bakar Lahan!
Bocah 8 Tahun Tenggelam di Pantai Karangagung Tuban
30 Tahun Tukar Guling TKD Purworejo dari PT TPU Buntu
Kontrak Habis 30 September, PPPK Paruh Waktu Tuban Tetap Diminta Masuk Kerja
Tower BTS Belum Berizin Disegel, Satpol PP Tuban Mulai Sisir Sejumlah Titik
Kekeringan Ekstrem, 28 Desa di Tuban Bergantung Droping Air
LP2B Sumberejo Kulon Disorot, DPRD Tulungagung Minta Pengawasan Diperketat
Wakapolresta Tuban Resmi Dijabat AKBP, Windy Syafutra Gantikan Kompol Supiyan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:11 WIB

El Nino Mengancam Tuban, BMKG Ingatkan Warga: Jangan Bakar Lahan!

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Bocah 8 Tahun Tenggelam di Pantai Karangagung Tuban

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:25 WIB

30 Tahun Tukar Guling TKD Purworejo dari PT TPU Buntu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Kontrak Habis 30 September, PPPK Paruh Waktu Tuban Tetap Diminta Masuk Kerja

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Tower BTS Belum Berizin Disegel, Satpol PP Tuban Mulai Sisir Sejumlah Titik

Berita Terbaru

Ilustrasi anak tenggelam

Peristiwa

Bocah 8 Tahun Tenggelam di Pantai Karangagung Tuban

Senin, 5 Okt 2026 - 18:36 WIB

Kantor Kepala Desa Purworejo (gambar : ist.)

Daerah

30 Tahun Tukar Guling TKD Purworejo dari PT TPU Buntu

Senin, 5 Okt 2026 - 18:25 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu