Tuban – Jalan Ring road yang menghubungkan Desa Tunah, Kecamatan Semanding, dan Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, mengalami banyak kerusakan menjelang puncak arus mudik Lebaran. Kerusakan ini dikhawatirkan dapat mengganggu kelancaran lalu lintas dan membahayakan pengendara, terutama saat volume kendaraan meningkat saat mudik.
Meski kondisi jalan yang rusak memerlukan perbaikan segera, prosesnya terhambat oleh ketidakjelasan status kepemilikan jalan. Hal ini berpengaruh pada penentuan pihak yang bertanggung jawab dalam perbaikan, baik dari pemerintah daerah maupun pusat. Hingga saat ini, belum ada kejelasan resmi mengenai status jalan tersebut, yang membuat upaya perbaikan belum bisa dilakukan secara optimal.
Pembangunan Berbeda, Penanggung Jawab Berbeda
Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban, Budi Wiyana, saat dikonfirmasi LiputanSatu.id di Gedung Korpri, menjelaskan bahwa pembangunan jalan ini dilakukan dalam tiga tahap, dengan pelaksana yang berbeda.
“Untuk tahap pertama, pembangunan dilakukan oleh pemerintah daerah, sementara tahap kedua dan ketiga menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Karena ada perbedaan tahap pengerjaan, maka penanggung jawab perbaikannya juga berbeda,” ungkap Budi.
Ia menambahkan bahwa Pemkab Tuban saat ini sedang berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) untuk memperjelas status jalan. Proses serah terima hasil pembangunan dari pusat ke daerah, atau sebaliknya, masih berlangsung. Jika status jalan sudah jelas, maka tanggung jawab perbaikan juga dapat ditentukan dengan lebih pasti.
Perbaikan Jalan Tidak Bisa Ditunda
Di sisi lain, melihat urgensi perbaikan menjelang arus mudik, Pemkab Tuban berupaya mencari solusi agar jalan bisa segera diperbaiki tanpa harus menunggu proses administrasi yang memakan waktu lama.
“Kami memahami bahwa perbaikan ini mendesak karena Lebaran sudah semakin dekat. Jika harus menunggu proses serah terima, dikhawatirkan perbaikan akan terlambat. Oleh karena itu, kami akan segera melakukan penanganan sementara agar jalan tetap bisa dilalui dengan aman,” jelas Budi.
Baca juga: Jalan Raya Babat-Tuban Masih Banyak Lubang, Pemudik Diharap Waspada
Baca juga: Arus Mudik Lebaran 2025 di Jalur Pantura Tuban Diprediksi Lancar
Masyarakat yang sering melintasi jalur ini berharap agar pemerintah segera mengambil langkah konkret. Beberapa pengendara mengeluhkan kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang, yang dapat membahayakan pengguna jalan, terutama saat hujan turun dan lubang-lubang tertutup genangan air.
“Jalan ini sangat penting bagi warga, terutama saat mudik nanti. Kalau dibiarkan rusak, bisa membahayakan pengendara, apalagi kalau malam hari,” ujar salah satu pengguna jalan.
Dengan semakin dekatnya arus mudik, perhatian terhadap perbaikan infrastruktur menjadi krusial. Diharapkan, baik pemerintah daerah maupun pusat dapat segera menemukan solusi agar jalan Ringroad yang rusak bisa segera diperbaiki dan memberikan kenyamanan bagi pemudik yang melintasi jalur tersebut.(Az)
Editor : Mukhyidin Khifdhi












