Status Tak Jelas, Jalan Ring road Tuban Rusak Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran

- Reporter

Kamis, 27 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Jalan Ring road Tuban jelang puncak arus mudik lebaran, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Kondisi Jalan Ring road Tuban jelang puncak arus mudik lebaran, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Jalan Ring road yang menghubungkan Desa Tunah, Kecamatan Semanding, dan Desa Bogorejo, Kecamatan Merakurak, mengalami banyak kerusakan menjelang puncak arus mudik Lebaran. Kerusakan ini dikhawatirkan dapat mengganggu kelancaran lalu lintas dan membahayakan pengendara, terutama saat volume kendaraan meningkat saat mudik.

Meski kondisi jalan yang rusak memerlukan perbaikan segera, prosesnya terhambat oleh ketidakjelasan status kepemilikan jalan. Hal ini berpengaruh pada penentuan pihak yang bertanggung jawab dalam perbaikan, baik dari pemerintah daerah maupun pusat. Hingga saat ini, belum ada kejelasan resmi mengenai status jalan tersebut, yang membuat upaya perbaikan belum bisa dilakukan secara optimal.

Pembangunan Berbeda, Penanggung Jawab Berbeda

Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban, Budi Wiyana, saat dikonfirmasi LiputanSatu.id di Gedung Korpri, menjelaskan bahwa pembangunan jalan ini dilakukan dalam tiga tahap, dengan pelaksana yang berbeda.

“Untuk tahap pertama, pembangunan dilakukan oleh pemerintah daerah, sementara tahap kedua dan ketiga menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Karena ada perbedaan tahap pengerjaan, maka penanggung jawab perbaikannya juga berbeda,” ungkap Budi.

Ia menambahkan bahwa Pemkab Tuban saat ini sedang berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) untuk memperjelas status jalan. Proses serah terima hasil pembangunan dari pusat ke daerah, atau sebaliknya, masih berlangsung. Jika status jalan sudah jelas, maka tanggung jawab perbaikan juga dapat ditentukan dengan lebih pasti.

Perbaikan Jalan Tidak Bisa Ditunda

Di sisi lain, melihat urgensi perbaikan menjelang arus mudik, Pemkab Tuban berupaya mencari solusi agar jalan bisa segera diperbaiki tanpa harus menunggu proses administrasi yang memakan waktu lama.

“Kami memahami bahwa perbaikan ini mendesak karena Lebaran sudah semakin dekat. Jika harus menunggu proses serah terima, dikhawatirkan perbaikan akan terlambat. Oleh karena itu, kami akan segera melakukan penanganan sementara agar jalan tetap bisa dilalui dengan aman,” jelas Budi.

Baca juga: Jalan Raya Babat-Tuban Masih Banyak Lubang, Pemudik Diharap Waspada

Baca juga: Arus Mudik Lebaran 2025 di Jalur Pantura Tuban Diprediksi Lancar

Masyarakat yang sering melintasi jalur ini berharap agar pemerintah segera mengambil langkah konkret. Beberapa pengendara mengeluhkan kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang, yang dapat membahayakan pengguna jalan, terutama saat hujan turun dan lubang-lubang tertutup genangan air.

“Jalan ini sangat penting bagi warga, terutama saat mudik nanti. Kalau dibiarkan rusak, bisa membahayakan pengendara, apalagi kalau malam hari,” ujar salah satu pengguna jalan.

Dengan semakin dekatnya arus mudik, perhatian terhadap perbaikan infrastruktur menjadi krusial. Diharapkan, baik pemerintah daerah maupun pusat dapat segera menemukan solusi agar jalan Ringroad yang rusak bisa segera diperbaiki dan memberikan kenyamanan bagi pemudik yang melintasi jalur tersebut.(Az)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee