Tegas! Satlantas dan DLHP Tuban Tindak Armada Besar Pelanggar Kelas Jalan di Merakurak–Montong

- Reporter

Kamis, 20 November 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Tuban bersama DLHP melakukan razia kendaraan berat di ruas Jalan Merakurak-Montong, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Tuban – Penertiban terhadap kendaraan berat kembali menjadi fokus jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tuban. Pada Rabu (19/11/2025), Satlantas bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban menggelar razia gabungan di ruas jalan penghubung Merakurak–Montong, sebuah jalur yang belakangan banyak dikeluhkan masyarakat karena maraknya aktivitas kendaraan besar yang dianggap tidak sesuai dengan kelas jalan yang berlaku.
Operasi ini menyasar kendaraan dengan kapasitas besar, terutama truk roda enam atau lebih, serta armada yang diduga melakukan pelanggaran Over Dimension and Over Load (ODOL). Tak sedikit laporan warga yang menyebut jalur ini kerap dilalui kendaraan yang tidak seharusnya melintas, sehingga menimbulkan kerusakan jalan hingga potensi membahayakan pengguna jalan lain.

Tindak Lanjut Aduan Warga

Kanit Turjawali Satlantas Polres Tuban, Ipda Risky Dwi Prasetyo, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia memastikan bahwa operasi kali ini merupakan tindak lanjut dari berbagai aduan masyarakat sekaligus kelanjutan dari rangkaian sosialisasi yang sebelumnya dilakukan.
“Jadi kegiatan hari ini merupakan kegiatan lanjutan yang kemarin. Namun kali ini kami melakukan penindakan hukum kepada kendaraan yang didapati melanggar,” tegas Ipda Risky.
Menurutnya, masyarakat memiliki peran besar dalam menyampaikan keluhan terkait potensi pelanggaran dan gangguan kenyamanan. Karena itu, pihaknya merespons cepat setiap laporan yang masuk guna memastikan ketertiban tetap terjaga.

Fokus Penindakan: Kelas Jalan III dan ODOL

Ruas Merakurak–Montong dikategorikan sebagai Kelas Jalan III, yang berarti hanya boleh dilintasi kendaraan dengan batas tonase dan dimensi tertentu. Namun dalam praktiknya, banyak truk besar melintas di jalur ini, yang secara teknis tidak memenuhi persyaratan.
Dalam operasi hari itu, tim gabungan secara selektif menghentikan kendaraan yang mencurigakan. Pemeriksaan dilakukan mulai dari kelengkapan administrasi, spesifikasi teknis, hingga potensi muatan berlebih.
“Pantauan kami masih banyak kendaraan yang membawa muatan melebihi kapasitas dan dimensi yang diizinkan. Untuk itu hari ini kami langsung memberikan tindakan,” jelasnya.

Empat Armada Besar Terbukti Melanggar

Dari hasil pemeriksaan menyeluruh, petugas menemukan empat armada besar yang terbukti melakukan pelanggaran. Para pengemudi maupun perusahaan pengangkut kemudian dikenai tindakan tilang sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Penindakan ini diharapkan menjadi peringatan keras bagi para pelaku usaha transportasi agar tidak mengabaikan ketentuan kelas jalan dan batasan muatan.

Mengamankan Kondisi Jalan dan Mengurangi Risiko Kecelakaan

Pelanggaran kelas jalan dan ODOL bukan hanya soal muatan berlebih, tetapi juga berkaitan langsung dengan keselamatan lalu lintas. Beban kendaraan yang tidak sesuai dapat mempercepat kerusakan permukaan jalan, menimbulkan lubang, dan membahayakan pengendara lain.
Ipda Risky menegaskan komitmen pihak kepolisian untuk terus melakukan operasi serupa secara berkala.
“Kegiatan ini akan kami lanjutkan demi menjaga ketertiban dan keamanan jalan raya. Kami ingin memastikan seluruh kendaraan mematuhi aturan kelas jalan yang berlaku,” ujarnya.

Harapan: Efek Jera dan Ketaatan Pengusaha Angkutan

Dengan adanya tindakan tegas, petugas berharap pelanggaran serupa dapat diminimalkan. Pengemudi dan perusahaan diimbau untuk lebih disiplin dalam mengatur muatan, memilih jalur yang sesuai kelas jalan, serta memastikan dimensi kendaraan tetap sesuai aturan.
“Kami berharap kegiatan ini memberikan efek jera dan meningkatkan kesadaran pelaku transportasi demi keselamatan bersama,” tutup Ipda Risky. (Aj)

Editor : Kief

Berita Terkait

SIG Tuban Perluas Jaringan Air Bersih di Tahulu, Layani 83 KK dan Dukung Program MBG
Kasus Makam Sunan Bonang Tuban Dibuka Lagi, PWI-LS Sebut Tak Pernah Ada Izin Pembongkaran Nisan
Aliansi Umat Desak Polisi Usut Dugaan Perusakan Makam Sunan Bonang Tuban, Ancam Aksi Lebih Besar
Puluhan Warga Tuban Antusias Ikuti Nobar Film Dokumenter “Pesta Babi”
Polri Bangun 1.376 SPPG MBG, Diproyeksikan Serap Hingga 68 Ribu Tenaga Kerja
Di Balik Kunjungan Presiden ke Tuban, Ada Lahan Hutan Diratakan dan Keluhan Pesanggem
Prabowo Puji Peran Polri dalam Ketahanan Pangan Saat Panen Raya Jagung di Tuban
1.500 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Kedatangan Presiden di Panen Raya Jagung Tuban

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:10 WIB

SIG Tuban Perluas Jaringan Air Bersih di Tahulu, Layani 83 KK dan Dukung Program MBG

Senin, 18 Mei 2026 - 19:45 WIB

Aliansi Umat Desak Polisi Usut Dugaan Perusakan Makam Sunan Bonang Tuban, Ancam Aksi Lebih Besar

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:57 WIB

Puluhan Warga Tuban Antusias Ikuti Nobar Film Dokumenter “Pesta Babi”

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:54 WIB

Polri Bangun 1.376 SPPG MBG, Diproyeksikan Serap Hingga 68 Ribu Tenaga Kerja

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:32 WIB

Di Balik Kunjungan Presiden ke Tuban, Ada Lahan Hutan Diratakan dan Keluhan Pesanggem

Berita Terbaru

Pemerintah

Sudah Jadi Terpidana, ASN Tuban Ini Diduga Masih Digaji Negara

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:48 WIB

Advertisement
Exit mobile version