Pilkada Bondowoso 2024: Dua Paslon Klaim Menang, Tim Sukses Ketat Kawal Hasil Penghitungan

- Reporter

Sabtu, 30 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paslon nomor urut 01, Abdul Wahid-As'ad Yahya Syafi'i (RAHMAD), dan paslon nomor urut 02, Bambang Soekwanto-Mohammad Baqir (BAGUS), masing-masing mengklaim kemenangan dengan selisih suara yang sangat tipis, sekitar 2-3 persen.(Ist)

Paslon nomor urut 01, Abdul Wahid-As'ad Yahya Syafi'i (RAHMAD), dan paslon nomor urut 02, Bambang Soekwanto-Mohammad Baqir (BAGUS), masing-masing mengklaim kemenangan dengan selisih suara yang sangat tipis, sekitar 2-3 persen.(Ist)

BONDOWOSO, JATIM – Pilkada Bondowoso 2024 semakin memanas setelah dua pasangan calon (paslon) saling klaim sebagai pemenang berdasarkan hasil hitung cepat (quick count). Paslon nomor urut 01, Abdul Wahid-As’ad Yahya Syafi’i (RAHMAD), dan paslon nomor urut 02, Bambang Soekwanto-Mohammad Baqir (BAGUS), masing-masing mengklaim kemenangan dengan selisih suara yang sangat tipis, sekitar 2-3 persen.

Sejak Jumat (29/11/2024), proses penghitungan dan rekapitulasi suara di tingkat kecamatan terus berlangsung. Kedua tim pemenangan paslon terlihat mengawal ketat jalannya proses tersebut untuk memastikan hasil yang sesuai dengan harapan mereka.

Ketua Tim Pemenangan Paslon BAGUS, Imam Thahir, menyatakan bahwa pihaknya telah memerintahkan seluruh tim di bawahnya untuk mengawasi dengan cermat setiap tahapan penghitungan. “Kami sudah instruksikan agar mengawal secara ketat proses penghitungan dan rekapitulasi ini,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (30/11/2024).

Imam mengungkapkan kekhawatirannya atas sejumlah indikasi ketidakberesan selama pelaksanaan Pilkada, termasuk di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS). Salah satunya adalah ditemukannya Form C1 yang sudah dibuka dan bahkan sudah tercoblos sebelum pemilih memberikan suara. “Salah satu TPS di Desa Kasemek, Tenggarang, akhirnya direkomendasikan untuk Pemungutan Suara Ulang (PSU) karena masalah ini,” tegas Imam.

Selain itu, di beberapa TPS lainnya ditemukan kesalahan dalam penginputan data suara. “Setelah dikoreksi, terbukti suara untuk paslon nomor urut 02 bertambah cukup signifikan,” tambahnya.

Sementara itu, pihak paslon RAHMAD juga tidak kalah mengklaim kemenangan berdasarkan hasil quick count internal mereka. Kedua kubu saling bertarung untuk memperoleh kepercayaan publik terkait hasil yang mereka anggap lebih akurat.

Dengan kisaran perbedaan yang sangat tipis, yakni 2 hingga 3 persen, ketegangan meningkat seiring berjalannya rekapitulasi suara di tingkat kecamatan. Kedua tim berharap agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso dapat bersikap objektif dan teliti dalam setiap langkahnya, mengingat hasil penghitungan ini akan menentukan jalannya demokrasi di daerah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, proses penghitungan suara masih berlangsung dan masyarakat Bondowoso menantikan hasil akhir yang akan mengungkap siapa yang benar-benar keluar sebagai pemenang dalam Pilkada kali ini.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee