Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

- Reporter

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil pemeriksaan mayat tanpa identitas di Sungai Sampean Lama dipastikan berjenis kelamin perempuan, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Hasil pemeriksaan mayat tanpa identitas di Sungai Sampean Lama dipastikan berjenis kelamin perempuan, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Misteri penemuan sesosok mayat tanpa identitas yang mengapung di aliran Sungai Sampean Lama, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, mulai terkuak. Berdasarkan hasil pemeriksaan lanjutan, jasad yang sebelumnya belum diketahui jenis kelaminnya tersebut kini dipastikan berjenis kelamin perempuan.

Kelanjutan Kasus Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama

Mayat perempuan tanpa identitas itu sebelumnya ditemukan warga mengapung di Dusun Bentongan, Desa Sumber Kolak, Kamis (08/01/2026) sore, sebagaimana telah diberitakan sebelumnya. Jasad pertama kali diketahui oleh dua warga yang sedang memancing di sekitar lokasi kejadian.

Saat ditemukan, kondisi korban sudah membusuk. Kulit tubuh tampak melepuh dan mengeluarkan bau menyengat. Korban hanya mengenakan celana dalam, sementara bagian kepala terlihat gundul.

Pada betis kiri korban ditemukan luka robek cukup parah. Luka tersebut diduga akibat gigitan hewan liar, yakni biawak, yang terjadi setelah korban meninggal dunia di aliran sungai.

Hasil Pemeriksaan Medis: Korban Meninggal karena Tenggelam

Petugas medis RSU dr. Abdoer Rahem Situbondo, Subhan, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diperkirakan meninggal dunia akibat tenggelam dan telah berada di dalam air selama beberapa hari.
“Korban diperkirakan meninggal sekitar empat hari sebelum ditemukan. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Luka pada betis kiri diduga terjadi setelah korban meninggal dunia,” ujar Subhan.

Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Tindak Pidana

Kapolsek Panarukan, Iptu Harsono, membenarkan hasil pemeriksaan medis tersebut. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa penemuan mayat tersebut.
“Hasil pemeriksaan medis menyatakan korban murni meninggal dunia karena tenggelam. Sidik jari korban sudah rusak sehingga belum dapat dilakukan identifikasi,” kata Iptu Harsono.

Polisi Imbau Keluarga Korban Segera Melapor

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya warga Situbondo dan Bondowoso, yang merasa kehilangan anggota keluarga perempuan agar segera mendatangi kamar mayat RSU dr. Abdoer Rahem Situbondo guna membantu proses identifikasi.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih menunggu adanya pihak keluarga atau kerabat yang dapat mengenali identitas korban. Penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan seluruh fakta terkait peristiwa tersebut. (Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo
Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee