Wabup Tuban Resmikan Masa Orientasi Sekolah Rakyat: Harapan Baru bagi Anak Kurang Mampu

- Reporter

Kamis, 14 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono dalam acara pembukaan Masa Orientasi Sekolah Rakyat Tuban, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono dalam acara pembukaan Masa Orientasi Sekolah Rakyat Tuban, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Tuban – Di bawah langit yang cerah, puluhan pasang mata anak-anak dan orang tua berkumpul di sebuah aula sederhana. Ada rasa haru, doa, dan harapan yang melebur menjadi satu. Hari itu menandai langkah awal sebuah perjalanan panjang untuk membuka pintu masa depan anak-anak kurang mampu di Tuban.
Acara Masa Orientasi Pengenalan Lingkungan Sekolah Rakyat (SR) resmi dibuka oleh Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono. Sekolah ini menjadi tempat pendidikan dengan sistem asrama, khusus bagi anak-anak dari keluarga yang kurang beruntung, dan tahun ini menampung dua Rombongan Belajar (SMP dan SMA) dengan total 50 siswa.

Dukungan Orang Tua Kunci Keberhasilan

Wabup Joko Sarwono menekankan bahwa keberhasilan pendidikan di Sekolah Rakyat tidak hanya bergantung pada tenaga pengajar, tetapi juga pada dukungan dan kepercayaan orang tua.
“Orang tua kita beri semangat untuk terus ikhlas mempercayakan anak-anaknya kepada para pengasuh di Sekolah Rakyat,” ujar Joko, Kamis (14/08/2025).
Tujuan utama SR, menurut Joko, adalah membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mereka bisa memutus mata rantai kemiskinan. Sekolah ini menyeleksi siswa berdasarkan indikator ekonomi keluarga, terutama minimnya penghasilan dan pekerjaan orang tua.
“Melalui pendidikan gratis ini, anak-anak diharapkan bisa mengangkat derajat keluarganya,” tegasnya.

Sistem Asrama yang Terstruktur untuk Pembentukan Karakter

Sekretaris Ditjen Linjamsos Kemensos RI, Benni Sujanto, menambahkan bahwa metode asrama di Sekolah Rakyat bukan model militer, melainkan pendekatan terstruktur untuk membangun karakter anak.
“Metode ini dirancang untuk membentuk karakter emosional, spiritual, kognitif, dan psikomotorik sesuai kurikulum yang ditetapkan. Anak-anak belajar disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab, namun tetap dalam suasana hangat dan mendukung,” jelas Benni.

Harapan Orang Tua dan Masyarakat

Antusiasme orang tua terlihat jelas, salah satunya dari Musrifah, warga Kecamatan Montong, yang berharap anaknya tumbuh menjadi generasi yang berkarakter.
“Semoga anak kami belajar dengan baik, menjadi anak sholeh, bermanfaat, dan berbakti kepada orang tua,” ungkapnya dengan penuh haru.
Masyarakat Tuban menaruh harapan besar pada Sekolah Rakyat. Program ini diharapkan melahirkan generasi muda tangguh, cerdas akademik, dan memiliki karakter kuat, yang kelak menjadi bagian dari pembangunan masa depan daerah dan bangsa. (Aj)

Editor : Kief

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee