Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Wamendagri Nyatakan Pilkada 2024 Jatim dan Jateng Perlu Perhatian, Khususnya Netralitas ASN

- Reporter

Selasa, 12 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, (Ist).

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, (Ist).

Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya, menyatakan bahwa Pilkada 2024 di Jawa Tengah dan Jawa Timur memerlukan perhatian khusus, terutama terkait dengan isu netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal ini disampaikan Bima dalam pemaparannya pada Rapat Kerja Komisi II bersama Mendagri, Penjabat Gubernur, serta Wali Kota dan Bupati di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/11/2024).

“Kami fokus pada netralitas ASN dan telah berkeliling ke berbagai provinsi bersama Bawaslu, termasuk ke Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ujar Bima.

Bima menjelaskan bahwa kedua wilayah tersebut memiliki dinamika tersendiri dalam menghadapi Pilkada Serentak 2024. Beberapa aduan mengenai netralitas ASN, termasuk kepala daerah, telah masuk.

“Dua daerah ini memang memiliki dinamika khusus terkait netralitas ASN berdasarkan aduan yang sudah diterima, termasuk mengenai kepala desa,” jelasnya.

Karena itu, menurut Bima, kedua provinsi ini perlu mendapat perhatian khusus, termasuk dari Komisi II DPR RI.

“Saya kira Komisi II juga memberikan perhatian khusus pada isu ini. Kami juga telah menyampaikan bahwa Kemendagri bisa menerapkan sanksi hukum jika diperlukan,” tambahnya.

Pilkada Jawa Tengah 2024 akan diikuti oleh dua pasangan calon: pasangan nomor urut 1 Andika Perkasa-Hendrar Prihadi, dan pasangan nomor urut 2 Ahmad Luthfi-Taj Yasin.

Sementara itu, Pilkada Jawa Timur 2024 akan diikuti oleh tiga pasangan calon: pasangan nomor urut 1 Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim (LUMAN), pasangan nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak, dan pasangan nomor urut 3 Tri Rismaharini (Risma)-Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans).

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Gandeng Perusahaan Jepang, SBI Perkenalkan Teknologi Penguat Tanah Lunak CLEAN SET
Viral Langgar TKA, SMKN 1 Tuban : Itu Hanya Flayer Ucapan
Pendar PJU di Tuban Bak Lampu Disko
Anggaran 2027 Tuban Dipangkas Rp300 Miliar
HMI Geruduk Disdik Tuban, Desak Penanganan Kasus Dana BOS, dan Jabatan Kepsek
Bupati Lindra: Pantai Boom Akan Ditata Ulang 2027
Warga Tuban Keluhkan BPJS Bantuan Pemerintah, Kenapa?
Luapkan Kekesalan Aliansi Petani-Nelayan Tuban Lempar Telur di Depan Pemkab

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:15 WIB

Gandeng Perusahaan Jepang, SBI Perkenalkan Teknologi Penguat Tanah Lunak CLEAN SET

Selasa, 3 November 2026 - 15:22 WIB

Viral Langgar TKA, SMKN 1 Tuban : Itu Hanya Flayer Ucapan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Pendar PJU di Tuban Bak Lampu Disko

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Anggaran 2027 Tuban Dipangkas Rp300 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:05 WIB

HMI Geruduk Disdik Tuban, Desak Penanganan Kasus Dana BOS, dan Jabatan Kepsek

Berita Terbaru

Gedung Satreskrim Polresta Tuban (gambar : Assa Annazili)

Hukum Kriminal

Pengepul Solar Bersubsidi Ilegal Diamankan Polisi di Tuban

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:43 WIB

Suasana Gedung DPRD Tuban saat dilakukan hearing kasus Klenteng Kwan Sing Bio Tuban (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Polemik TITD Kwan Sing Bio Tuban Kembali Ke Ruang DPRD

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:06 WIB

Suasana di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban saat adanya olah TKP dari Polda Jatim (gambar : Assa Annazili)

Daerah

Saling Klaim Legalitas Pengelolaan Kwan Sing Bio Tuban

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:34 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu