Promo

Warga Demo Kasus PSN Jabung Ring Dyke, BPN : Datanya Belum Disetor

- Reporter

Rabu, 22 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPN Tuban Yan Septedyas,(Foto: Assayid Anazili/Liputansatu.id)

Kepala BPN Tuban Yan Septedyas,(Foto: Assayid Anazili/Liputansatu.id)

TUBAN, JATIM – Puluhan warga Desa Mlangi Kecamatan Widang gelar demo senin lalu (20/01) di depan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN), tuntut pencairan dana kompensasi penggarap lahan tanah negara (TN).

Warga Demo Tuntut Konpensasi

Warga berharap lahan yang telah digarap bertahun-tahun mendapatkan dana kompensasi dari pemerintah atas penggarapan PSN Jabung Ring Dyke. Mereka menyampaikan telah memiliki berkas hak guna lahan. Namun dari 560 warga yang terdampak hanya 430 warga yang masuk dalam gugatan di Mahkamah Agung (MA).

Keterangan BPN Tuban

Kepala BPN Tuban Yan Septedyas ketika ditemui Liputansatu.id di kantornya pagi tadi (22/01) menyampaikan bahwa pada dasarnya menerima segala aspirasi masyarakat, termasuk aspirasi yang disampaikan melalui aksi masa. Namun apa yang ditunjukkan warga pihaknya menunggu warga menyampaikan berkas yang sampai saat ini belum diterima olehnya.

“Itu ada berkas yang belum diserahkan oleh pelaksana pengadaan tanah,” ungkap Dyas sapaan akrabnya.

Dia menyampaikan berkas yang perlu diserahkan adalah berkas pengukuran. Setelah berkas pengukuran dipenuhi Satgas B mengumpulkan bukti penguasaan lahan, karena tanah tersebut adalah tanah milik negara.

“Berkas itu belum diserahkan pada kami, bagaimana mau dibayar,” terangnya.

Konpensasi Pengadaan Tanah Oleh Negara

Dia menceritakan sebelumnya di tahun 2012 dilakukan pengadaan tanah oleh negara. Sampai akhirnya di tahun 2023 baru ada inkracht yang berkekuatan hukum tetap sehingga baru bisa dibayar hingga 2024 lalu. Namun para petani yang senin lalu melakukan aksi masa (Demo) belum menyerahkan berkas yang harus dilengkapi.

Baca juga: Puluhan Petani Mlangi Geruduk Kantor BPN dan Kejari Tuban, Tuntut Keadilan

“Kalau berkasnya belum lengkap kami tidak berani membayar, akan bermasalah dengan APH (aparat penegak hukum, red.) kita jika memaksa harus membayar,” pungkasnya.(Az/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Akses SPPG Tegalbang Disegel, Nama Sekretaris Kesbangpol Tuban Terseret Konflik Kerjasama
Potongan Gaji Hingga 27 Persen Hantui Pekerja Alih Daya Pemkab Tuban
Proyek Pelebaran Jalan Rengel Disorot: Minim Pengamanan dan Tanpa Koordinasi Lantas
Mayat Lansia Ditemukan Mengapung di Sungai Desa Jadi Tuban, Diduga Sempat Hilang Dua Hari
Kecelakaan Maut di Depan SMPN 6 Tuban, Pengendara Motor Tewas di Tempat
Direktur API Desak Polda Metro Jaya Segera Tetapkan Lee Kah Hin Tersangka
Seleksi dan Pengawasan Vendor SIG Jadi Sorotan Usai Gaji Pekerja Tak Dibayar
Dump Truk di Situbondo Alami Insiden, Bak Terangkat dan Tersangkut Kanopi Restoran

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:24 WIB

Akses SPPG Tegalbang Disegel, Nama Sekretaris Kesbangpol Tuban Terseret Konflik Kerjasama

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:06 WIB

Potongan Gaji Hingga 27 Persen Hantui Pekerja Alih Daya Pemkab Tuban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:06 WIB

Proyek Pelebaran Jalan Rengel Disorot: Minim Pengamanan dan Tanpa Koordinasi Lantas

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:40 WIB

Mayat Lansia Ditemukan Mengapung di Sungai Desa Jadi Tuban, Diduga Sempat Hilang Dua Hari

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:24 WIB

Kecelakaan Maut di Depan SMPN 6 Tuban, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Berita Terbaru

Advertisement
Promo Shopee