Tuban – Sebuah warung makan yang berlokasi di depan SMKN 2 Tuban, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, ludes terbakar pada Kamis siang (20/02/25). Kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik pada kulkas yang berada di dalam warung tersebut.
Rudmi Raharningtyas, pemilik warung yang merupakan warga Bukit Karang, mengaku terkejut saat menerima kabar bahwa warungnya dilalap api. Kepada Liputansatu.id, ia menceritakan bahwa dirinya baru saja menutup warung sekitar pukul 14.00 dan pulang ke rumah. Namun, satu jam kemudian, ia mendapat informasi bahwa warungnya terbakar.
“Saya baru saja menutup warung jam dua, sekitar jam tiga saya dapat kabar warung terbakar,” ujar Rudmi, yang akrab disapa Tyas.
Ia menduga kebakaran terjadi akibat korsleting listrik pada kulkas yang masih menyala di dalam warung. Sebelum meninggalkan tempat usaha miliknya, Tyas mengaku sudah memastikan bahwa kompor dalam keadaan mati dan selang gas sudah dicabut dari tabung.
“Yang tertinggal di warung hanya kulkas, peralatan dapur, serta meja dan kursi,” tambahnya.
Warga yang melihat kebakaran segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran. Tak lama berselang, dua unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan api. Setelah berjuang sekitar 30 menit, petugas akhirnya berhasil memadamkan kobaran api sepenuhnya pada pukul 15.30.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, hingga kini belum dapat dipastikan berapa total kerugian yang dialami oleh pemilik warung akibat kebakaran tersebut. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran.(Az)
Editor : Mukhyidin khifdhi












