Warung Makan di Depan SMKN 2 Tuban Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Kulkas

- Reporter

Kamis, 20 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim pemadam berusaha memadamkan kobaran api, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tim pemadam berusaha memadamkan kobaran api, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Sebuah warung makan yang berlokasi di depan SMKN 2 Tuban, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, ludes terbakar pada Kamis siang (20/02/25). Kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik pada kulkas yang berada di dalam warung tersebut.

Rudmi Raharningtyas, pemilik warung yang merupakan warga Bukit Karang, mengaku terkejut saat menerima kabar bahwa warungnya dilalap api. Kepada Liputansatu.id, ia menceritakan bahwa dirinya baru saja menutup warung sekitar pukul 14.00 dan pulang ke rumah. Namun, satu jam kemudian, ia mendapat informasi bahwa warungnya terbakar.

“Saya baru saja menutup warung jam dua, sekitar jam tiga saya dapat kabar warung terbakar,” ujar Rudmi, yang akrab disapa Tyas.

Ia menduga kebakaran terjadi akibat korsleting listrik pada kulkas yang masih menyala di dalam warung. Sebelum meninggalkan tempat usaha miliknya, Tyas mengaku sudah memastikan bahwa kompor dalam keadaan mati dan selang gas sudah dicabut dari tabung.

“Yang tertinggal di warung hanya kulkas, peralatan dapur, serta meja dan kursi,” tambahnya.

Warga yang melihat kebakaran segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran. Tak lama berselang, dua unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan api. Setelah berjuang sekitar 30 menit, petugas akhirnya berhasil memadamkan kobaran api sepenuhnya pada pukul 15.30.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, hingga kini belum dapat dipastikan berapa total kerugian yang dialami oleh pemilik warung akibat kebakaran tersebut. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran.(Az)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Sesosok Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai Sampean Lama Situbondo

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:45 WIB

Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan

Jumat, 9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee