Tuban – Upaya mempercepat penguatan ekonomi desa di Kabupaten Tuban kian menunjukkan perkembangan signifikan. Sebanyak 42 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) kini mulai diperkuat dengan armada operasional berupa truk yang diserahkan di Markas Kodim 0811 Tuban, Rabu (25/03/2026).
Penyerahan armada dilakukan oleh Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo, disaksikan Wakil Bupati Tuban Joko Sarwono, jajaran Forkopimda, perwakilan pemerintah desa, serta pengelola KDMP.
Gunakan Truk Mitsubishi Canter
Galih menjelaskan, kendaraan yang diserahkan merupakan truk jenis Mitsubishi Canter yang dialokasikan bagi KDMP yang telah rampung dibangun dan siap beroperasi.
“Perlengkapan lainnya akan menyusul,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan fasilitas akan diberikan secara bertahap menyesuaikan kesiapan masing-masing desa di wilayah Tuban.
Tuban Masuk Peringkat 6 Nasional
Progres pembangunan KDMP di Tuban disebut tergolong pesat. Saat ini, Kabupaten Tuban menempati peringkat keenam secara nasional dan masuk empat besar daerah dengan pembangunan tercepat di Jawa Timur.
Seluruh KDMP ditargetkan rampung pada Juni mendatang.
Di sisi lain, Wakil Bupati Joko Sarwono menegaskan bahwa keberadaan armada ini bukan sekadar fasilitas, melainkan bagian dari strategi mempercepat pergerakan ekonomi desa berbasis koperasi.
Menurutnya, aspek akuntabilitas harus menjadi perhatian utama sejak awal. Pengelola KDMP diminta segera melakukan pencatatan aset secara tertib bersama pemerintah desa.
“Penataan administrasi harus dilakukan sejak awal agar pengelolaan berjalan transparan dan akuntabel,” tegasnya.
Komitmen Pendampingan Berkelanjutan
Joko yang juga merupakan kader Partai Gerindra itu menyatakan komitmennya untuk memberikan pendampingan berkelanjutan melalui sosialisasi dan bimbingan teknis bagi pengurus maupun karyawan KDMP.
Langkah ini dinilai penting agar koperasi dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
Sementara itu, Kepala Desa Simo, Kecamatan Soko, M Syukur, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan. Ia optimistis keberadaan KDMP akan menjadi motor penggerak ekonomi desa.
“Ketika desa mampu tumbuh dan bergerak, maka dampaknya akan dirasakan lebih luas, termasuk bagi perekonomian daerah,” ujarnya.
(Aj)
Editor : Kief












