Tuban – Terbitnya Surat Keputusan (SK) kepengurusan terbaru DPC PPP Kabupaten Tuban menjadi penanda dimulainya babak baru konsolidasi internal partai berlambang Ka’bah tersebut. Salah satu nama yang mendapat perhatian dalam susunan kepengurusan baru adalah Moch. Saad Muhyiddin atau yang akrab disapa Gus Sa’ad.
Dalam kepengurusan terbaru, Gus Sa’ad dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris DPC PPP Tuban. Posisi tersebut memiliki peran strategis sebagai penggerak administrasi organisasi, penghubung kebijakan partai, sekaligus motor penggerak konsolidasi hingga ke tingkat bawah.
Penunjukan Gus Sa’ad dinilai menjadi bagian dari langkah PPP Tuban dalam memperkuat fondasi organisasi menghadapi dinamika politik yang semakin kompetitif. Penguatan struktur kepengurusan dari tingkat cabang hingga ranting menjadi salah satu pekerjaan utama yang harus segera dituntaskan.
Prioritaskan Penataan PAC hingga Ranting
Kepada Liputansatu.id, Gus Sa’ad menegaskan bahwa agenda paling mendesak yang akan segera dijalankan adalah melengkapi struktur organisasi mulai tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga ranting.
“Yang mendesak dan wajib diselesaikan adalah melengkapi struktur PAC hingga ke ranting melalui pelaksanaan Musancab dan tahapan organisasi lainnya,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Rabu (10/06/2026).
Menurutnya, keberadaan struktur organisasi tidak cukup hanya tercatat secara administratif. Struktur partai harus aktif bergerak, menjalankan fungsi organisasi, serta mampu menjadi instrumen perjuangan politik di tengah masyarakat.
“Kita tidak cukup hanya memiliki struktur yang ada secara formal. Struktur itu harus hidup, solid, dan mampu mendukung target elektoral yang telah ditetapkan partai,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa konsolidasi yang dibangun tidak hanya berorientasi pada kelengkapan kepengurusan, tetapi juga menyentuh aspek kaderisasi, penguatan jaringan politik, hingga kesiapan menghadapi berbagai agenda politik ke depan.
Buka Ruang bagi Berbagai Elemen Masyarakat
Selain fokus memperkuat internal partai, Gus Sa’ad menegaskan bahwa PPP Tuban membuka ruang seluas-luasnya bagi berbagai elemen masyarakat yang memiliki visi dan semangat yang sama untuk membesarkan partai.
“Tentu kita sangat welcome dengan siapa pun dan kelompok mana pun selama memiliki semangat yang sama untuk membesarkan PPP, khususnya di Kabupaten Tuban,” tuturnya.
Sikap terbuka tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memperluas basis dukungan sekaligus memperkuat jaringan politik hingga tingkat akar rumput. Terlebih, PPP memiliki kedekatan historis dan kultural dengan kalangan Nahdliyin yang selama ini menjadi salah satu basis sosial politik partai.
Ketua PPP Tuban: Kehadiran Gus Sa’ad Jadi Energi Baru
Sementara itu, Ketua DPC PPP Tuban, Ach Husyam, menilai kepengurusan baru merupakan perpaduan antara kader berpengalaman dan wajah-wajah baru yang diharapkan mampu menambah energi bagi partai.
Menurutnya, kehadiran Gus Sa’ad membawa warna tersendiri bagi PPP Tuban. Selain memiliki latar belakang keluarga pesantren, sosoknya dinilai mampu memperkuat komunikasi politik partai dengan berbagai elemen masyarakat.
“Banyak wajah baru yang muncul, termasuk Gus Sa’ad yang memiliki latar belakang besar dari lingkungan pesantren. Tentu hal itu akan semakin mewarnai dinamika politik dan penguatan organisasi partai ke depan,” ujar Husyam.
Anggota DPRD Tuban yang akrab disapa Gus Husyam itu menambahkan bahwa langkah selanjutnya adalah memperkuat konsolidasi kader dari tingkat DPC hingga ranting sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda politik mendatang.
“Kami akan melakukan konsolidasi dan penguatan kader mulai dari DPC sampai tingkat ranting agar target yang diharapkan di seluruh daerah pemilihan dapat tercapai dan memiliki keterwakilan yang lebih baik di parlemen,” imbuhnya.
Menata Mesin Partai Menuju Kontestasi Politik
Sebagai partai yang memiliki sejarah panjang di Indonesia, PPP masih memiliki kedekatan kultural dengan basis masyarakat Nahdlatul Ulama di Kabupaten Tuban. Modal sosial tersebut menjadi salah satu kekuatan yang terus dirawat melalui kerja-kerja organisasi dan pengabdian kepada masyarakat.
Saat ini PPP Tuban memiliki dua kursi di DPRD Kabupaten Tuban. Capaian tersebut menjadi modal awal untuk memperkuat kembali posisi partai melalui konsolidasi organisasi yang kini mulai dijalankan oleh kepengurusan baru.
Di tengah upaya tersebut, peran Gus Sa’ad sebagai sekretaris menjadi salah satu titik penting penggerak organisasi. Dari meja sekretariat hingga jaringan ranting di tingkat desa, tantangan menata dan menghidupkan mesin partai kini menjadi pekerjaan besar yang siap dijalankan demi memperkuat PPP Tuban pada kontestasi politik mendatang. (Aj)












