Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Geliat Warga Karang Tuban Menyulap Teras Rumah Menjadi Pasar Kuliner Malam

- Reporter

Sabtu, 12 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pasar kuliner Karangwaru Tuban (gambar : Moh. Said)

Suasana pasar kuliner Karangwaru Tuban (gambar : Moh. Said)

Tuban — Sabtu malam di Jalan Kumala, Kelurahan Karang, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, terasa berbeda. Deretan teras rumah warga yang biasanya lengang berubah menjadi lapak-lapak kuliner.

Cahaya lampu berpadu dengan aroma masakan yang menguar, menarik warga untuk datang menikmati suasana malam. Kawasan permukiman itu disulap menjadi pusat jajanan malam bertajuk Kampung Kuliner.

Gagasan tersebut lahir dari semangat gotong royong warga untuk mengoptimalkan potensi kuliner sekaligus menciptakan aktivitas ekonomi yang tumbuh dari lingkungan sendiri. Konsepnya sederhana, warga memanfaatkan teras dan pelataran rumah masing-masing untuk berjualan.

Tak perlu menyewa tempat, sementara pengunjung bisa menikmati beragam makanan dalam suasana kampung yang lebih santai. Berbagai menu tersedia, mulai nasi bakar yang menggugah selera, lontong gule kacang ijo dengan cita rasa rempah yang kuat, hingga beragam kudapan tradisional dan minuman kekinian.

Penggagas Kampung Kuliner, Suwanto, mengatakan ide tersebut berawal dari keinginan mengumpulkan warga dalam kegiatan yang tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga mampu memberikan tambahan penghasilan. “Niatnya mengumpulkan warga tapi bisa menghasilkan. Selain itu, kampung jadi ramai dan lebih terjaga,” ujar Suwanto saat melayani pembeli.

Menurutnya, keberadaan Kampung Kuliner memberikan warna baru bagi aktivitas warga pada akhir pekan. Teras-teras rumah yang sebelumnya hanya menjadi bagian dari ruang privat kini berubah menjadi ruang ekonomi sekaligus ruang interaksi sosial.

Dampaknya pun tak berhenti pada perputaran ekonomi keluarga. Ramainya aktivitas hingga malam hari membuat lingkungan menjadi lebih hidup. Lalu lalang warga dan pengunjung secara tidak langsung turut menciptakan pengawasan sosial sehingga keamanan dan ketertiban lingkungan lebih terjaga.

Dukungan terhadap inovasi warga tersebut juga datang dari pemerintah kelurahan. Kepala Kelurahan Karang, Sofyan, menyempatkan diri meninjau langsung aktivitas Kampung Kuliner di Jalan Kumala. Ia mengapresiasi kreativitas warga yang mampu memanfaatkan fasilitas sederhana di lingkungan rumah untuk kegiatan ekonomi.

Menurut Sofyan, penggunaan teras rumah menjadi salah satu keunggulan konsep tersebut karena warga tidak harus mengeluarkan modal tambahan untuk menyewa lokasi usaha. “Ini inovasi luar biasa karena dapat meningkatkan ekonomi warga,” tutur Sofyan.

Saat ini Kampung Kuliner baru digelar setiap Sabtu malam. Namun, Sofyan berharap konsep tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan warga Jalan Kumala saja. Ia ingin model pemberdayaan berbasis komunitas itu bisa menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kabupaten Tuban.

Bagi warga, kehadiran Kampung Kuliner juga memberikan pilihan hiburan yang dekat dan ramah di kantong. Yanto, salah satu warga setempat, mengaku senang dengan adanya pusat jajanan malam tersebut. Ia tidak perlu pergi jauh untuk sekadar menikmati makanan sekaligus bersantai bersama keluarga maupun warga lainnya.

“Kampung kuliner menu lengkap, rasanya enak, dan murah,” pungkasnya. (Az/Kiev)

Editor : Mukhyidin Khifdi

Berita Terkait

Pemuda 17 Tahun, Tewas Terjatuh di Tambang Batu Kumbung Tuban
“Ber-NU Tanpa Ber-PBNU”, Gus Lilur Soroti Kepemimpinan PBNU Pasca Muktamar ke-35
Dandim Tuban Buka Kompetisi Beach Open 2026
Akibat Putung Rokok, Gubuk dan Tumpukan Kulit Jagung Terbakar di Tuban
Limbah Septic Tank Lapas Pasuruan Bocor, DLH Dilibatkan dan Instalasi Langsung Diperbaiki
Pelajar Rejotangan Diajak Jadi Garda Depan Perangi Narkoba
Sambung Roso : Ruang Komunikasi Polresta Tuban Untuk Keamanan Berkendara dengan Ojol
Warga Geruduk Kejari Tuban, Desak Keterbukaan Pemeriksaan Kasus Suap Perkara CK

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:54 WIB

Pemuda 17 Tahun, Tewas Terjatuh di Tambang Batu Kumbung Tuban

Senin, 14 September 2026 - 07:13 WIB

“Ber-NU Tanpa Ber-PBNU”, Gus Lilur Soroti Kepemimpinan PBNU Pasca Muktamar ke-35

Minggu, 13 September 2026 - 19:51 WIB

Dandim Tuban Buka Kompetisi Beach Open 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 22:26 WIB

Geliat Warga Karang Tuban Menyulap Teras Rumah Menjadi Pasar Kuliner Malam

Jumat, 11 September 2026 - 20:53 WIB

Limbah Septic Tank Lapas Pasuruan Bocor, DLH Dilibatkan dan Instalasi Langsung Diperbaiki

Berita Terbaru

Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification Sistem (INAFIS) lakukan evakuasi korban yang tewas di tambang kumbung (14/09/2026) (gambar : Assa Annazili)

Peristiwa

Pemuda 17 Tahun, Tewas Terjatuh di Tambang Batu Kumbung Tuban

Senin, 14 Sep 2026 - 12:54 WIB

Atlet woodball dari berbagai daerah mengikuti pembukaan Dandim Beach Open 2026 Woodball Championship di Pantai Cemara, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Tuban. Kejuaraan yang dibuka Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo ini diikuti 183 peserta dari kategori pelajar hingga kelas open, (Aji Swasto/Liputansatu.id).

Daerah

Dandim Tuban Buka Kompetisi Beach Open 2026

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:51 WIB

Banner Liputansatu
Banner Liputansatu
Banner Liputansatu