Tol Probowangi Segera Beroperasi : Tahap 1 Akan Dibuka Akhir Tahun 2024

- Reporter

Selasa, 10 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan Jalan Tol Probowangi , salah satu proyek strategis nasional (PSN), terus menunjukkan kemajuan signifikan. (Ist)

Pembangunan Jalan Tol Probowangi , salah satu proyek strategis nasional (PSN), terus menunjukkan kemajuan signifikan. (Ist)

BANYUWANGI, JATIM – Pembangunan Jalan Tol Probowangi , salah satu proyek strategis nasional (PSN), terus menunjukkan kemajuan signifikan. Proyek ini diharapkan menjadi penghubung utama di Jawa Timur bagian timur, memperkuat konektivitas antara Pulau Jawa dan Bali. Berikut adalah perkembangan terbaru dan manfaat yang diharapkan dari proyek ini.

Perkembangan Proyek: Tahap 1 Siap Beroperasi

Ruas Tol Probowangi tahap 1, yang menghubungkan Probolinggo hingga Besuki sepanjang 35 kilometer, dijadwalkan beroperasi pada akhir Desember 2024. Tahap pertama ini mencakup tiga simpang susun (SS) di Krakasan, Paiton, dan Besuki serta tiga gerbang tol (GT) di lokasi yang sama. Dengan kecepatan rata-rata 80–100 km/jam, waktu tempuh pada ruas ini akan berkurang signifikan, dari sekitar 1 jam 15 menit menjadi hanya 30 menit.

Pembangunan jalan tol ini dilakukan oleh PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), anak perusahaan dari PT Jasa Marga. Proyek tahap 1 diperkirakan menelan investasi hingga Rp8 triliun.

Tahap 2: Tantangan dan Target

Tahap kedua dari Tol Probowangi mencakup ruas Besuki hingga Banyuwangi sepanjang 125,72 km. Pengerjaan dibagi menjadi empat seksi dengan target penyelesaian setelah 2024. Jalan tol ini dirancang untuk mendukung akses strategis ke Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi, gerbang utama menuju Pulau Bali.

Manfaat Strategis untuk Jawa Timur dan Bali

Tol Probowangi tidak hanya menjadi jalur transportasi, tetapi juga membawa manfaat besar bagi berbagai sektor, di antaranya:

  1. Peningkatan Konektivitas Regional
    Tol ini akan menghubungkan Jawa Timur bagian timur dengan kawasan wisata dan pelabuhan strategis di Banyuwangi. Dengan adanya tol, waktu tempuh logistik dan perjalanan umum akan berkurang, meningkatkan efisiensi transportasi barang dan orang.
  2. Dukungan Pariwisata
    Banyuwangi sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia akan semakin mudah diakses. Potensi wisata alam seperti Kawah Ijen, Pantai Plengkung, dan taman nasional akan mendapatkan keuntungan dari jalur transportasi yang lebih baik.
  3. Dampak Ekonomi Positif
    Tol ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah yang dilaluinya. Aksesibilitas yang lebih baik dapat memicu investasi baru, peningkatan aktivitas perdagangan, dan penciptaan lapangan kerja.
  4. Pengurangan Kemacetan Jalur Arteri
    Jalur arteri di sepanjang kawasan Probolinggo hingga Banyuwangi sering kali mengalami kepadatan lalu lintas, terutama saat musim liburan. Tol ini akan menjadi solusi untuk mengurangi beban jalur utama.

Tantangan dalam Proyek

Meskipun ada kemajuan signifikan, proyek Tol Probowangi juga menghadapi beberapa tantangan, seperti pembebasan lahan yang membutuhkan waktu lama dan penyesuaian desain untuk meminimalkan dampak lingkungan. Dukungan pemerintah dan kerja sama masyarakat sangat diperlukan untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu.

Respon Masyarakat dan Pemerintah

Proyek Tol Probowangi mendapatkan tanggapan positif dari berbagai pihak. Pemerintah daerah berharap proyek ini akan membawa dampak positif pada percepatan pembangunan di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya. Sementara itu, masyarakat menantikan penyelesaian proyek ini untuk mendapatkan akses perjalanan yang lebih cepat dan nyaman.

Tol Probolinggo-Banyuwangi merupakan proyek strategis yang memberikan dampak besar bagi konektivitas, ekonomi, dan pariwisata di Jawa Timur. Dengan target operasional tahap 1 pada Desember 2024, proyek ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur.

Keberhasilan proyek ini akan menjadi tonggak penting bagi pengembangan kawasan timur Pulau Jawa dan dukungan terhadap pengembangan pariwisata serta ekonomi lokal. Masyarakat kini menantikan implementasi penuh proyek yang diharapkan menjadi solusi transportasi masa depan.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee