Kecelakaan Tragis di Jalur Pantura Probolinggo: Dua Korban Jiwa dari Rombongan Ponpes Sukorejo

- Reporter

Minggu, 26 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan di jalur pantura, Probolinggo (Ist).

Kecelakaan di jalur pantura, Probolinggo (Ist).

PROBOLINGGO,JATIM – Kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura, Kabupaten Probolinggo, Minggu (26/1/2025). Insiden ini melibatkan rombongan Pondok Pesantren (Ponpes) Sukorejo, Situbondo, dan mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di Jalan Raya Desa Sumberejo, Kecamatan Paiton, sekitar pukul 04.30 WIB. Melibatkan kendaraan truk dengan nomor polisi EA 8289 AB yang dikemudikan Alex asal Flores, serta mobil Hiace bernopol P 7020 EA yang membawa 12 penumpang.

Menurut keterangan pihak kepolisian, sopir Hiace bernama Fajar diduga kehilangan konsentrasi, sehingga kendaraan melaju terlalu ke kanan dan bertabrakan dengan truk yang melaju dari arah berlawanan.

Pernyataan Resmi Polisi Terkait Krinologo Kecelakaan

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama, membenarkan bahwa hilangnya konsentrasi sopir menjadi penyebab utama kecelakaan.
“Hilangnya konsentrasi sopir menyebabkan kendaraan Hiace melaju terlalu ke kanan, hingga terjadi tabrakan dengan truk,” jelasnya.

Dua penumpang Hiace dilaporkan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Rizani Paiton. Hingga kini, identitas lengkap para penumpang masih dalam proses pendataan.

Baca juga:Penyelundupan 2 Ton Pupuk Bersubsidi di Probolinggo Digagalkan, Dua Pelaku Diamankan

Rombongan Baru Pulang Ziarah

Diketahui, rombongan mobil Hiace tersebut berasal dari Pondok Pesantren Sukorejo, Situbondo, dan baru saja menyelesaikan perjalanan ziarah ke Wali Lima. Mereka tengah dalam perjalanan pulang ketika kecelakaan terjadi.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi kejadian dan penyebab pasti kecelakaan ini.(Fia/Din)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee