Diduga ODGJ, Pria di Situbondo Bacok Tetangga hingga Luka Parah

- Reporter

Kamis, 13 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga ODGJ pria di Situbondo diamankan petugas kepolisian setelah bacok tetangga, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Diduga ODGJ pria di Situbondo diamankan petugas kepolisian setelah bacok tetangga, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Seorang pria diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) bernama Edik (35), warga Dusun Congkeng, Desa Kandang, Kecamatan Kapongan, Situbondo, membacok tetangganya menggunakan celurit. Insiden ini diduga dipicu hanya karena saling beradu pandang.

Korban, Kompol (63), mengalami luka bacok serius di bagian kepala atas, samping, belakang, serta di area punggung bawah leher dan tengah.

Kronologi Kejadian

Kapolsek Kapongan, AKP Teguh Santoso, mengungkapkan bahwa insiden tragis ini terjadi saat korban sedang berkunjung ke rumah kerabatnya, Sadi, yang tinggal di perbukitan di atas rumahnya. Saat perjalanan pulang, korban melihat pelaku tengah memotong tanaman jagung. Tanpa diduga, pelaku langsung menyerang dengan celurit dan berkali-kali membacok kepala korban.

“Korban yang panik berusaha melarikan diri sembari berteriak meminta pertolongan, namun pelaku terus mengejar dan kembali membacoknya hingga korban tersungkur bersimbah darah,” ujar AKP Teguh, Kamis (13/2/2025).

Baca juga: Bacok 4 Keluarganya, Seorang Pria di Situbondo Diamankan Warga ke Kantor Polisi

Anak korban yang mendengar teriakan segera datang dan mendapati ayahnya dalam kondisi luka parah. Ia pun langsung membawanya ke Puskesmas Klampokan untuk mendapatkan perawatan medis.

Pelaku (Diduga ODGJ) Berhasil Diamankan

Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Berdasarkan keterangan keluarga, Edik diketahui mengalami gangguan jiwa sejak kecil dan kerap mengamuk serta menyerang anggota keluarganya saat kambuh. Saat ini, pelaku telah dibawa ke RSU dr. Abdoer Rahem Situbondo untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan.(Fia)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee