Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Hanyut di Sungai Watukebo Setelah Dua Hari Pencarian

- Reporter

Jumat, 14 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan berhasil evakuasi korban tenggelam di sungai Watu Kebo, (Ist).

Tim SAR gabungan berhasil evakuasi korban tenggelam di sungai Watu Kebo, (Ist).

BANYUWANGI – Setelah dua hari pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya menemukan jasad Alfan (12) di Sungai Watukebo, Banyuwangi, pada Jumat (14/2/2025). Bocah asal Dusun RT 09 RW 02 Pinggirpapas itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 09.45 WIB, berjarak 1,43 km dari lokasi awal kejadian.

Kasi Operasi Kantor SAR Kelas A Surabaya, Didit Arie Ristandy, mengungkapkan bahwa keberhasilan pencarian ini merupakan hasil koordinasi yang baik antara berbagai unsur SAR yang terlibat. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.

Penyisiran Sungai dan Penggunaan Teknologi Aqua Eye

Dalam operasi pencarian ini, dua tim Search and Rescue Unit (SRU) dikerahkan untuk menyisir aliran Sungai Watukebo serta memantau dari berbagai titik strategis. Karena kondisi sungai yang dangkal, pencarian dilakukan tanpa menggunakan perahu karet. Sebagai gantinya, tim SAR memanfaatkan alat Aqua Eye, teknologi ultrasonik canggih yang mampu mendeteksi keberadaan objek di dalam air.

Menurut Didit, penggunaan Aqua Eye sangat membantu dalam proses pencarian korban. Alat ini bekerja dengan mengirimkan gelombang suara ke dalam air untuk mendeteksi bentuk dan keberadaan objek, sehingga dapat mengidentifikasi kemungkinan lokasi tubuh korban yang tenggelam.

Kronologi Kejadian: Terpeleset Saat Memancing

Insiden nahas ini terjadi pada Kamis (13/2/2025), ketika korban sedang memancing bersama temannya di sekitar Sungai Watukebo. Diduga, Alfan terpeleset dan jatuh ke dalam sungai. Arus yang deras membuatnya hanyut sebelum sempat diselamatkan.

Begitu mengetahui kejadian ini, warga sekitar segera melaporkan ke pihak berwenang. Tim SAR gabungan langsung bergerak cepat melakukan pencarian hingga akhirnya menemukan korban dua hari setelah insiden terjadi.

Dalam upaya pencarian dan evakuasi ini, berbagai unsur SAR terlibat, termasuk:

Pos SAR Banyuwangi

BPBD Kabupaten Banyuwangi

Satpolairud Banyuwangi

Pos TNI AL Banyuwangi

Polsek Wongsorejo

Koramil Wongsorejo

Warga sekitar dan unsur potensi SAR lainnya

Koordinasi yang solid antara tim gabungan ini menjadi kunci utama dalam proses pencarian dan evakuasi korban.

Evakuasi Berjalan Lancar, Jenazah Diserahkan ke Keluarga

Setelah korban ditemukan, tim SAR gabungan segera mengevakuasi jenazah dari lokasi penemuan. Proses evakuasi berjalan lancar meskipun medan cukup sulit. Selanjutnya, jenazah Alfan langsung dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Didit Arie Ristandy berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat musim hujan di mana arus sungai bisa menjadi lebih deras dan berbahaya.

Tim SAR gabungan telah bekerja keras dalam operasi pencarian ini, dengan dukungan teknologi Aqua Eye serta koordinasi yang solid dari berbagai instansi.

Kepada masyarakat, diimbau untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan, terutama saat beraktivitas di daerah yang memiliki risiko tinggi seperti sungai, laut, atau danau. Jika terjadi situasi darurat, segera laporkan ke pihak berwenang agar pertolongan bisa diberikan secepat mungkin.

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee