Tradisi Pondok Pesantren di Situbondo, Ratusan Santri Asal Kepulauan Mudik Lebih Awal Jelang ramadhan

- Reporter

Selasa, 25 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para santri dari Ponpes Walisongo Situbondo memilh mudik lebih awal melalui Pelabuhan Jangkar Situbondo, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Para santri dari Ponpes Walisongo Situbondo memilh mudik lebih awal melalui Pelabuhan Jangkar Situbondo, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Ratusan santri asal kepulauan Madura, di Situbondo memilih mudik lebih awal menggunakan Kapal Motor Penumpang di Pelabuhan Jangkar.

Menjelang Ramadhan, sebanyak 250 santri pondok pesantren walisongo Situbondo, asal kepulauan Sapudi, Madura, tersebut di pulangkan lebih awal, lantaran tradisi pondok pesantren menyambut Ramadhan dan Idul Fitri di Kampung Halamannya masing-masing.

Divia Selvina salah satu santri mengatakan, Meski libur selama bulan Ramadhan, santri di beri tugas untuk terus mengamalkan ilmu yang sudah di dapat di Pondok Pesantren.

“Ya walaupun libur kita tetep menghafal alquran, dan kebetulan rumah saya di sekitar masjid jadi ngajari anak-anak mengaji, masih melakukan tugas selama di pondok kita amalkan dirumah.” Ujarnya.

Sementara itu, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jatim, Abdul Hamid mengatakan, untuk kapal penumpang santri ini memang di khususkan dan di prioritaskan dalam penyebrangan lintas pulau Madura.

“Untuk saat ini kami khususkan karena ini sudah kami rapatkan juga dengan daerah maupun provinsi, kemarin dari Ponpes Sukorejo dan sekarang Ponpes Walisongo.” Katanya.

Abdul juga menyampaikan, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang arus mudik lebaran,pelabuhan Jangkar telah meminta kapal bantuan mudik gratis dengan tujuan Kepulauan Madura.

“Situbondo ini kan menjadi pusat penyebrangan kepulauan terkhusus Pulau Raas, Sapudi, dan Kangean, jadi kami sudah siapkan meminta bantuan kapal.” Ungkapnya.

Dengan adanya tradisi mudik lebih awal bagi santri asal kepulauan, diharapkan mereka dapat menjalani bulan Ramadhan dengan lebih khusyuk bersama keluarga serta tetap mengamalkan ilmu yang telah dipelajari di pesantren.

Selain itu, upaya pemerintah dalam menyediakan kapal khusus bagi para santri menunjukkan perhatian terhadap kelancaran transportasi lintas pulau, sehingga perjalanan mereka lebih aman dan nyaman. Tradisi ini tidak hanya mempererat hubungan santri dengan keluarganya, tetapi juga menjadi bagian dari budaya pesantren yang terus dilestarikan.(Fia)

Editor : Mukhyidin khifdhi

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee