Tuban – Warga mengeluhkan sampah tercecer dan cairan yang merembes dari bak truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLH-P) Tuban. Kondisi ini disebabkan oleh bak truk yang berlubang, sehingga sampah jatuh ke jalan dan mengotori lingkungan.
Fahri, seorang pengendara motor yang melintas di Jalan Gajah Mada, mengaku sempat terkena ceceran sampah yang jatuh dari truk pengangkut.
“Kejadian seperti ini sering terjadi. Banyak bak kontainer sampah yang jebol, padahal kita bayar pajak. Seharusnya armada diperbaiki,” keluh Fahri.
Keluhan serupa disampaikan Sulaiman, pengendara lainnya. Ia menyebut sampah yang jatuh ke jalan dapat mengenai pengguna jalan lain, terutama jika membawa makanan.
“Sampah kering atau basah banyak yang jatuh. Kalau kena, kan kotor. Apalagi kalau kita sedang bawa makanan,” ujar Sulaiman dengan nada kesal.
DLH-P Tuban: Peremajaan Truk Sampah Tertunda Akibat e-Katalog
Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan B3 DLH-P Tuban, Arwin Musthofa, mengungkapkan bahwa pihaknya telah merencanakan peremajaan armada truk sampah. Namun, proses ini terkendala perubahan versi e-Katalog dalam sistem pengadaan barang secara elektronik.
“Sudah ada rencana peremajaan tahun ini. Namun, karena ada perubahan dari e-Katalog versi 5 ke 6, prosesnya tertunda. Sekarang tinggal transfer data saja,” jelas Arwin saat dikonfirmasi LiputanSatu.id pada Senin (10/03/2025).
Saat ini, Kabupaten Tuban memiliki 76 unit bak truk sampah dan 12 unit armada truk sampah, dengan 41 unit bak truk sampah dalam kondisi rusak. DLH-P menargetkan peremajaan sekitar 30 unit bak truk sampah pada tahun ini dengan anggaran sekitar Rp200 juta.
“Kami menargetkan 30-an bak truk sampah diremajakan tahun ini. Tapi prosesnya bertahap, tidak bisa sekaligus,” tambahnya.
Arwin menuturkan bahwa peremajaan awalnya direncanakan mulai Februari, tetapi tertunda karena perubahan sistem e-Katalog. Sebagai solusi sementara, pihaknya akan menginstruksikan para sopir untuk menutup sementara bak truk sampah yang mengalami kerusakan.
“Begitu e-Katalog selesai, kami akan segera meremajakan unit bak truk sampah yang rusak. Sementara itu, kami akan meminta sopir menutup bak truk sampah yang jebol agar sampah tidak tercecer,” pungkasnya.(Az)
Editor : Mukhyidin Khifdhi












