Pemkab Tuban Respons Dugaan Eksploitasi Siswa di SMP, Kasus Berujung ke Laporan Polisi

- Reporter

Kamis, 27 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar (Ilustrasi).

Gambar (Ilustrasi).

Tuban – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban merespons kasus dugaan eksploitasi siswa yang terjadi di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Bumi Ronggolawe. Jika kejadian tersebut terbukti, Pemkab Tuban menegaskan akan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat.

Kasus ini mencuat setelah seorang siswi berinisial S (15), yang duduk di kelas IX, diduga menjadi korban eksploitasi oleh seorang oknum guru yang juga merupakan pembina renang di sekolahnya. Isu ini semakin menjadi sorotan setelah foto tidak pantas S saat mengikuti kegiatan renang tersebar luas di media sosial, menyebabkan tekanan psikologis bagi korban. Menanggapi hal ini, Dinas Sosial (Dinsos) Tuban segera memberikan pendampingan kepada korban. Namun, mediasi yang dilakukan Dinsos bersama pihak terkait tidak mencapai titik temu, sehingga kasus ini berujung pada laporan polisi.

Wakil Bupati Tuban, Joko Sarwono, membenarkan adanya laporan terkait kasus tersebut, meski pihaknya masih menunggu informasi lebih rinci mengenai kronologi kejadian. Ia menegaskan bahwa jika dugaan ini benar, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A dan PMD) Kabupaten Tuban akan bertindak sesuai prosedur yang berlaku.

“Yang jelas, anak ini berada di sekolah untuk belajar. Jika dugaan tersebut benar, maka pihak sekolah maupun pihak lain yang terlibat harus ditindak tegas,” ujarnya saat dikonfirmasi LiputanSatu.id di Pendopo Krida Manunggal pada Rabu (26/03/2025).

Di sisi lain, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tuban, Sri Rahayu, mengingatkan bahwa kecanggihan teknologi membuat kasus seperti ini semakin rentan menimpa anak didik di sekolah. Menurutnya, langkah utama yang harus dilakukan adalah pemulihan psikologis korban agar ia bisa kembali belajar dengan nyaman.

“Sebaiknya anak ini dipulihkan traumanya terlebih dahulu. Yang terpenting, pastikan ia bisa kembali belajar dan bersekolah,” tuturnya.

Baca juga: Dinas Pendidikan Janjikan Pendampingan Terkait Dugaan Eksploitasi Siswi SMP di Tuban

Baca juga: Mendidik Anak di Era Digital: Disdik Tuban Dorong Kelas Parenting dan Teladan Positif

Politisi Partai Golkar yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Guru TK Indonesia (IGTKI) Kecamatan Tuban itu menambahkan bahwa dalam kasus ini tidak bisa serta-merta menyalahkan guru atau korban tanpa memahami duduk perkaranya. Oleh karena itu, semua pihak harus lebih berhati-hati dalam menangani masalah serupa di masa mendatang.

Sebagai langkah pencegahan, Sri Rahayu menyatakan bahwa forum anak akan menginisiasi skrining kesehatan mental bagi siswa SD, SMP, dan SMA. Selain itu, pihak sekolah dianjurkan untuk memasang CCTV di ruangan kelas, area luar kelas, serta toilet guna meningkatkan pengawasan.

“Tadi juga disampaikan oleh forum anak mengenai ketahanan keluarga. Ini harus terus diedukasi dan dilaksanakan oleh pemerintah serta masyarakat,” pungkasnya.(Aj)

Editor : Mukhyidin Khifdhi

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur
Himbauan Wakaf ASN Kemenag Tuban Tuai Polemik, Nominal Rp1 Juta Dinilai Memberatkan
Aktivitas Kendaraan Berat Picu Kerusakan Jalan Merakurak–Jenu, Warga Keluhkan Risiko Keselamatan
Divonis 5 Bulan 20 Hari, Kasus Kakek Masir di Taman Nasional Baluran Resmi Berakhir

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:35 WIB

Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:02 WIB

Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:19 WIB

Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee