Situbondo, Jawa Timur – Empat rumah warga di Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat gelombang pasang yang disertai angin kencang pada Jumat siang (18/04/2025). Peristiwa alam ini terjadi di dua dusun yang berada di wilayah pesisir, yakni Dusun Pesisir dan Dusun Laok Bindung.
Menurut informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, gelombang pasang mulai menerjang kawasan tersebut sejak pukul 12.00 WIB. Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, menyampaikan bahwa intensitas gelombang yang tinggi serta hembusan angin kencang menyebabkan kerusakan parah pada empat unit rumah milik warga.
“Akibat gelombang pasang dan angin kencang, tiga rumah rusak berat di Dusun Pesisir, dan satu rumah lainnya di Dusun Laok Bindung. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp29 juta,” ujar Puriyono pada Sabtu (19/4/2025).
Identitas Warga yang Rumahnya Rusak
Empat rumah warga yang terdampak tersebut antara lain milik:
- Sanu (64), warga Dusun Pesisir, RT 002 RW 005
- Suni (85), warga Dusun Pesisir, RT 002 RW 005
- Baena (44), warga Dusun Pesisir, RT 002 RW 005
- Anisa Oktaviana Putri, warga Dusun Laok Bindung, RT 002 RW 004
Keempat rumah tersebut mengalami kerusakan di bagian atap dan struktur bangunan akibat hantaman air laut yang naik hingga ke pemukiman warga. Warga yang terdampak kini sementara mengungsi ke rumah kerabat dan tetangga terdekat.
Respons dan Penanganan Sementara
BPBD Kabupaten Situbondo telah melakukan asesmen awal dan mencatat tingkat kerusakan serta kebutuhan mendesak warga terdampak. Tim juga telah memberikan bantuan logistik darurat untuk mendukung kebutuhan harian warga yang mengungsi.
“Untuk saat ini, warga yang rumahnya rusak belum bisa kembali. Kami terus melakukan monitoring terhadap kondisi cuaca dan gelombang laut untuk mengantisipasi potensi kejadian serupa,” tambah Puriyono.
Imbauan BPBD dan Upaya Mitigasi
BPBD Situbondo mengimbau masyarakat pesisir untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam, terutama selama periode cuaca ekstrem. Peningkatan gelombang laut dan angin kencang menjadi ancaman nyata yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terlebih bagi warga yang bermukim di wilayah pesisir utara Kabupaten Situbondo.
Editor : Mukhyidin Khifdhi












