Bacok Orang Lagi Nongrong, 6 Orang Pegawai Koperasi di Jombang di Cokok Polisi

- Reporter

Rabu, 16 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Jombang AKP Soesilo saat menunjukan barang bukti di Mapolsek setempat, (Ist).

Kapolsek Jombang AKP Soesilo saat menunjukan barang bukti di Mapolsek setempat, (Ist).

Jombang – Kelakuan kelompok pegawai koperasi tersebut sungguh tak bisa dibenarkan. Mereka tega membacok dua orang tak dikenal yang sedang di warung kopi sekitaran stadion, Jl Hayam Wuruk, Desa Candimulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Beruntung, anggota unitreskrim Polsek Jombang bergerak cepat hingga dapat menangkap para pelaku kekerasan tersebut. Para pelaku kini sedang menjalani pemeriksaan di Mapolsek Jombang.

“Pelaku berjumlah enam orang, semua pelaku pegawai koperasi di daerah Kecamatan Tembelang, Jombang,” kata Kapolsek Jombang AKP Soesilo di Mapolsek setempat, Rabu siang, (16/10/2024).

Keenam pelaku ialah inisial AR (22) warga Gongseng, Megaluh, Jombang dan lima lainnya asal Jawa Tengah. Yaitu MA (29) warga Pacing, Sedan, Rembang; FF (22) asal Kedungwinong, Kedunglilo, Pati, SM (25) warga Kemadu, Sulang, Rembang; KA (24) asal Kedungwinong, Kedunglilo, Pati serta PAR (22) warga Sumberjatipohon, Grobogan.

“Korban dua orang, Syahrul Sharoni dan M Risky warga Jombang. Saat ini dirawat di rumah sakit,” kata Soesilo.

Soesilo menjelaskan sebelum melakukan kekerasan atau penganiayaan pada Rabu (16/10/2024) dini hari, keenam pelaku berkumpul menenggak minuman keras (miras) di rumah kontrakan yang dijadikan kantor koperasi di Kecamatan Tembelang, Jombang.

“Setelah pesta miras, mereka berboncengan motor keliling Jombang untuk mencari sasaran. Saat itu salah satu pelaku membawa senjata celurit,” kata mantan Kapolsek Megaluh, Jombang ini.

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee