Lansia Meninggal di Persawahan Kaliuntu
Tuban – Seorang pria lanjut usia bernama Soedjoed (76), warga Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di area persawahan Dusun Bogang, Desa Kaliuntu, Kecamatan Jenu, pada Jumat (25/04/25) siang.
Penemuan jasad korban terjadi sekitar pukul 12.30 WIB dan mengejutkan warga sekitar. Lokasi penemuan yang berada di tengah persawahan membuat proses identifikasi awal dilakukan dengan hati-hati oleh warga dan aparat yang datang ke lokasi.
Petani Asal Desa Beji Jadi Saksi Pertama
Saksi pertama yang menemukan korban adalah Heriyanto (52), seorang petani asal Desa Beji. Saat hendak menuju sawah miliknya untuk beraktivitas seperti biasa, ia mendapati sesosok tubuh dalam posisi tengkurap di tengah sawah.
“Ada orang tengkurap di sawah, saya curiga, lalu saya panggil teman saya, Bisri, untuk memastikan,” kata Heriyanto saat ditemui di lokasi kejadian.
Kecurigaan warga terbukti benar setelah mendekat dan memastikan bahwa pria tersebut tidak memberikan respons. Warga kemudian memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat, yakni Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Kaliuntu.
Sepeda Pancal Jadi Petunjuk Identitas Korban
Di dekat lokasi penemuan mayat, warga juga menemukan sebuah sepeda pancal berwarna hitam dengan merek Meyzuna. Sepeda tersebut diduga milik korban dan menjadi salah satu petunjuk awal dalam proses identifikasi.
Warga mengenali korban sebagai Soedjoed, warga lansia yang dikenal sering ke sawah untuk bercocok tanam meski sudah lanjut usia. Tidak ditemukan barang-barang lain yang mencurigakan di sekitar lokasi.
Pemeriksaan Awal oleh Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan
Setelah menerima laporan dari warga, jajaran Polsek Jenu bersama tim Inafis Polres Tuban segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal terhadap jasad korban.
Kapolsek Jenu, AKP Edi Sisiwanto, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya indikasi kekerasan pada tubuh korban.
“Tidak ada bekas luka atau tanda kekerasan di tubuh korban,” jelas AKP Edi dalam keterangannya kepada wartawan.
Ia menambahkan bahwa proses visum tetap dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian korban dan mengantisipasi kemungkinan lain yang belum terlihat secara kasat mata.
Baca juga: Tersengat Listrik Saat Potong Pohon Mangga, Pria di Tuban Meninggal di Tempat
Jenazah Dievakuasi ke RSUD dr. Koesma Tuban
Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan di lokasi, jenazah Soedjoed dievakuasi menggunakan mobil ambulans menuju RSUD dr. Koesma Tuban untuk dilakukan visum et repertum. Prosedur ini dilakukan sebagai bagian dari tahapan hukum dan administrasi sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.
Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan keluarga korban untuk proses penyerahan dan pemakaman. Hingga saat ini, keluarga masih menunggu hasil visum sebagai bagian dari kejelasan atas peristiwa ini.
Dugaan Meninggal Karena Faktor Usia dan Kelelahan
Meskipun belum ada pernyataan resmi mengenai penyebab kematian, sejumlah pihak menduga bahwa korban meninggal dunia akibat kelelahan atau kondisi kesehatan yang menurun. Mengingat usia korban yang sudah lanjut, serta aktivitasnya yang masih rutin ke sawah, kemungkinan serangan jantung atau kelelahan menjadi dugaan sementara.(Az)
Editor : Mukhyidin Khifdhi












