Si Mas Ganteng: Upaya Modernisasi Transportasi Umum di Tuban

- Reporter

Senin, 28 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kehadiran Si Mas Ganteng diharapkan mendorong masyarakat untuk menjadikan transportasi umum sebagai pilihan dalam menunjang mobilitas sehari-hari,(Ist).

Kehadiran Si Mas Ganteng diharapkan mendorong masyarakat untuk menjadikan transportasi umum sebagai pilihan dalam menunjang mobilitas sehari-hari,(Ist).

Tuban – Transportasi umum bukan sekadar soal mobilitas, melainkan cermin kemajuan peradaban. Di banyak negara maju, kualitas sistem transportasi menunjukkan tingkat kesejahteraan dan kecerdasan masyarakatnya. Membangun moda transportasi yang layak, aman, dan nyaman adalah bagian dari membangun peradaban yang lebih beradab dan berkelanjutan.

Berangkat dari semangat tersebut, Pemerintah Kabupaten Tuban mempunyai layanan transportasi umum Si Mas Ganteng — sebuah langkah strategis untuk menghidupkan kembali budaya bertransportasi umum di tengah tantangan modernitas.
Layanan ini dihadirkan bukan hanya sebagai solusi atas berbagai persoalan klasik transportasi, tetapi juga sebagai cerminan visi jangka panjang: membangun sistem transportasi umum yang menjadi pilihan utama masyarakat.

Menjawab Masalah Transportasi Umum di Tuban

Selama bertahun-tahun, sektor transportasi umum di Tuban (dan mungkin juga di Daerah lain) menghadapi banyak tantangan. Mulai dari kendaraan yang tidak layak jalan, pelayanan yang kurang nyaman, hingga praktik ngetem yang membuat penumpang harus menunggu dalam ketidakpastian.
Jika terus dibiarkan, masalah ini tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menambah kemacetan, meningkatkan konsumsi bahan bakar, dan menurunkan keselamatan lalu lintas.

Melalui Si Mas Ganteng, Pemerintah Kabupaten Tuban berupaya menghadirkan layanan transportasi yang lebih modern, nyaman, dan dapat diandalkan di seluruh kecamatan. Program ini dirancang untuk menarik kembali minat masyarakat menggunakan transportasi umum, sebagaimana terjadi di banyak kota-kota maju di dunia.

Fasilitas Modern untuk Menarik Minat Warga

Dalam keterangannya kepada Liputansatu.id (28/04/2025), Kepala Bidang Perhubungan DLHP Kabupaten Tuban, Imam Isdarmawan, menegaskan bahwa Si Mas Ganteng adalah bagian dari inovasi untuk memperbaiki budaya transportasi masyarakat.

“Masyarakat semula ragu untuk naik Si Mas Ganteng karena kendaraannya bagus,” ujar Imam.

Untuk mengubah persepsi itu, Si Mas Ganteng dilengkapi fasilitas berstandar nasional: kendaraan layak jalan, ber-AC, dan didesain nyaman untuk semua kalangan. Langkah ini bukan sekadar kosmetik, tetapi bagian dari upaya serius meningkatkan kualitas layanan transportasi umum secara keseluruhan.

Baca juga: Gubernur Khofifah Hadiri Peresmian 5 Proyek dan Penyerahan CSR Bank Jatim Oleh Bupati Tuban

Rencana Jangka Panjang: Berbayar dan Terintegrasi

Saat ini, Si Mas Ganteng masih digratiskan dalam masa sosialisasi agar masyarakat terbiasa dengan kehadirannya.

“Memeng mahal! Harapannya adalah masyarakat beralih ke transportasi umum, yang tentu saja akan meberi dampak positif yang lebih besar.”

Namun ke depan, layanan ini direncanakan berbayar untuk masyarakat umum, sementara pelajar tetap akan menikmati layanan gratis.

Lebih dari itu, Pemkab Tuban juga menyiapkan sistem transportasi terintegrasi, di mana jadwal keberangkatan dan kedatangan kendaraan diatur secara ketat.
Konsep ini bertujuan menghapus praktik ngetem, sehingga penumpang dapat mengandalkan jadwal pasti — sebuah langkah kecil menuju budaya transportasi umum layaknya negara-negara maju.

“Ke depan, kendaraan umum tidak lagi ngetem. Penumpanglah yang menunggu kendaraan, bukan sebaliknya,” jelas Imam.

Peluang Kolaborasi dengan Pengusaha Lokal

Terkait kekhawatiran dari pengusaha transportasi konvensional, Imam menegaskan bahwa layanan Si Mas Ganteng dan angkutan umum eksisting memiliki segmen pasar yang berbeda. Pemkab Tuban bahkan membuka peluang kolaborasi, dengan syarat pengusaha melakukan peremajaan armada dan berkomitmen pada sistem transportasi yang terintegrasi.

Langkah ini diharapkan menjadi jalan tengah, sekaligus mendorong semua pihak meningkatkan kualitas layanan demi kepentingan masyarakat luas.

Baca juga: Si Mas Ganteng Generasi 2 Diluncurkan, Jangkau Hingga Pelosok Tuban

Tantangan Keberlanjutan Tetap Ada

Meski langkah awal ini patut diapresiasi, tantangan ke depan tetap besar.
Keberlanjutan pembiayaan operasional, konsistensi jumlah penumpang, hingga penerimaan budaya baru dalam bertransportasi akan menjadi ujian tersendiri.

Oleh karena itu, program seperti Si Mas Ganteng perlu dievaluasi secara berkala, agar benar-benar membawa dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Tuban.(Az)

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee