Tuban — Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi akibat kondisi jalan yang rusak dan membahayakan. Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat pagi, 1 Agustus 2025, sekitar pukul 05.30 WIB, di wilayah Dusun Koro, Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Seorang pengendara motor dilaporkan tewas di tempat akibat kecelakaan tersebut.
Kronologi Kecelakaan: Hindari Jalan Rusak, Motor Tergelincir
Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, IPTU Eko Sulistyo, kecelakaan bermula saat korban, Adi Nugroho (37), warga Jalan Pramuka II/2, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban, mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi S 2433 EV dari arah selatan menuju utara.
“Sesampainya di jalan menurun, pengendara berusaha menghindari jalan yang rusak. Namun karena tidak dapat mengendalikan kendaraannya, motor tergelincir dan menyebabkan kecelakaan tunggal,” ujar IPTU Eko saat dikonfirmasi wartawan.
Korban Meninggal di Tempat
Adi Nugroho, yang diketahui bekerja sebagai karyawan swasta, mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Tidak ada korban luka ringan maupun luka berat lainnya dalam peristiwa ini.
Polisi menyebut bahwa kecelakaan ini dikategorikan sebagai insiden Out of Control atau tergelincir karena kehilangan kendali. Selain korban jiwa, kerugian materiil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp 1 juta.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tuban langsung menangani kasus ini untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengkaji faktor kerusakan jalan dan kemungkinan kelalaian pengemudi.
IPTU Eko mengimbau masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor, agar lebih waspada saat melintas di jalur menurun yang dan dikhawatirkan memiliki kondisi jalan rusak.
Peristiwa ini menambah panjang daftar kecelakaan lalu lintas yang dipicu oleh kerusakan infrastruktur jalan. Masyarakat sekitar berharap pemerintah daerah segera memperbaiki jalur-jalur rawan kecelakaan, khususnya yang menjadi akses utama warga.(Az)
Editor : Mukhyidin Khifdhi












