Promo
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H 2026 M Pemerintah Kabupaten Tuban

Mas Rio Beri Diskon untuk Warga Situbondo, Di Tengah Tren Kenaikan Pajak PBB

- Reporter

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu bersama Wabup Ulfiyah, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu bersama Wabup Ulfiyah, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Situbondo – Di saat banyak pemerintah daerah memilih menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga ratusan persen demi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), Kabupaten Situbondo justru mengambil langkah yang lebih ramah rakyat. Melalui Perubahan APBD (P-APBD) 2025, Pemkab memberikan potongan PBB bagi wajib pajak sebagai stimulus ekonomi dan wujud kepedulian terhadap daya beli masyarakat.
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menegaskan bahwa keberhasilan meningkatkan PAD tidak selalu harus ditempuh dengan menaikkan tarif pajak.
“Kita ingin PAD meningkat, tapi bukan dengan membebani masyarakat secara berlebihan. Diskon pajak ini diharapkan mendorong kepatuhan wajib pajak, memperluas basis data, dan menjaga daya beli masyarakat,” ujarnya, Rabu (13/08/2025).

Fokus pada Tax Compliance, Bukan Tax Rate

Pemkab Situbondo memahami bahwa menaikkan tarif pajak tidak otomatis membuat PAD melonjak. Sebaliknya, dengan memberikan insentif berupa diskon dan penghapusan denda, kepatuhan pembayaran pajak berpeluang meningkat. Langkah ini juga membantu membersihkan dan memperluas basis data pajak, sehingga penerimaan daerah lebih stabil dalam jangka panjang.

Efek Ekonomi dan Psikologis yang Nyata

Potongan pajak ini memberi “ruang napas” bagi warga untuk mempertahankan daya beli di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok. Secara psikologis, masyarakat merasa pemerintah tidak menambah beban di saat kondisi ekonomi belum sepenuhnya pulih. Diharapkan rasa percaya ini akan berpotensi mendorong partisipasi publik di sektor lain, seperti pengembangan UMKM dan investasi lokal.

Skema potongan PBB diberikan untuk pembayaran sebelum jatuh tempo, dilengkapi penghapusan denda keterlambatan. Untuk memudahkan warga, kanal pembayaran diperluas melalui aplikasi digital dan kerja sama dengan perbankan.

Bagian dari Strategi Besar Pembangunan Situbondo

Kebijakan ini bukan langkah tunggal. Bersamaan dengan potongan PBB, Pemkab juga meluncurkan program prioritas seperti Vorsa UMKM dengan subsidi bunga 0 persen, perbaikan 364 SD dan SMP, percepatan infrastruktur strategis, hingga digitalisasi sistem retribusi dan pajak daerah.
Dengan kebijakan ini, Situbondo menunjukkan bahwa daerah bisa tetap membangun tanpa membebani rakyat. Pro-rakyat, terukur, dan visioner—itulah arah kebijakan fiskal yang diusung Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo untuk masa depan Situbondo. (Fia)

Editor : Kief

Berita Terkait

Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Drainase Pantura Situbondo
IMM Tuban Periode 2026-2027 Resmi Dilantik, Isu Perempuan Jadi Prioritas
Meski Damai, Oknum Polisi Terduga Pemukul Badut di Tuban Tetap Diperiksa Propam
Gelombang 1,5 Meter Terjang Pesisir Tuban, Dua Kapal Nelayan Hancur Dihantam Ombak
SE Sekda Tak Digubris, Jalan Bancar–Jatirogo Masih Dipenuhi Ceceran Pasir Silika
Viral Dugaan Penganiayaan Badut Oleh Anggota Propam Tuban, Polisi Sebut Kasus Sudah Dimediasi
19 Dapur MBG Disuspend, Pemkab Situbondo Minta Disikapi Sebagai Evaluasi
Jelang Operasi Patuh Kapuas 2026, Polres Melawi Bidik Balap Liar dan Knalpot Brong

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:55 WIB

Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Drainase Pantura Situbondo

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:48 WIB

IMM Tuban Periode 2026-2027 Resmi Dilantik, Isu Perempuan Jadi Prioritas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:36 WIB

Meski Damai, Oknum Polisi Terduga Pemukul Badut di Tuban Tetap Diperiksa Propam

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:07 WIB

Gelombang 1,5 Meter Terjang Pesisir Tuban, Dua Kapal Nelayan Hancur Dihantam Ombak

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:33 WIB

SE Sekda Tak Digubris, Jalan Bancar–Jatirogo Masih Dipenuhi Ceceran Pasir Silika

Berita Terbaru

Petugas mengevakuasi jenazah Murtafia Rafika Devi (34), seorang bidan RSUD Besuki yang ditemukan meninggal dunia di saluran drainase Jalur Pantura Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, Sabtu (06/06/2026) malam, (Fia Rahma/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Bidan RSUD Besuki Ditemukan Tewas di Drainase Pantura Situbondo

Sabtu, 6 Jun 2026 - 23:55 WIB

Advertisement
Promo Shopee
Berita Terbaru Hari Ini LiputanSatu.id
Ilustrasi LiputanSatu
Berita Tuban Terkini LiputanSatu.id
Gambar Berita LiputanSatu
Kabar Tuban Hari Ini - Klik Selengkapnya di LiputanSatu.id