Presiden Prabowo Lantik 100 Orang Lebih Jadi Menteri hingga Kepala Badan dan Lembaga di Kabinetnya

- Reporter

Rabu, 23 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto telah mengangkat lebih dari 100 orang menjadi menteri hingga kepala badan/lembaga yang akan membantu kabinet pemerintahannya.

Selama dua hari setelah dilantik pada 20 Oktober 2024 lalu, Prabowo telah mengangkat dan melantik politikus, pengusaha, birokrat, penceramah, profesional hingga pesohor. Sebelumnya, Prabowo juga telah mengumumkan kabinetnya.

Pengumuman kabinet Prabowo dilakukan pada hari yang sama dengan pelantikannya, Minggu (20/10/2024). Pada saat itu, dia mengumumkan nama kabinetnya yakni ‘Kabinet Merah Putih’. Kemudian, Ketua Umum Partai Gerindra itu langsung melantik anggota kabinetnya dalam dua hari ke depan.

“Demikian telah saya umumkan para menteri dan para wakil menteri Kabinet Merah Putih. Dan rencananya besok pagi akan saya lantik para menteri pukul 10.00 dan pada siang harinya saya akan lantik para wakil menteri,” tutur Prabowo di Istana Merdeka, Minggu (20/10/2024).

Menariknya, tidak semua anggota kabinet yang dilantik pada 21 dan 22 Oktober diumumkan olehnya pada Minggu malam. Selain kepala badan/lembaga, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan tidak diumumkan pada 20 Oktober.

Berdasarkan perhitungan Bisnis, Prabowo mengangkat dan melantik 137 posisi atau jabatan di pemerintahannya. Ada satu orang yang menjabat dua posisi, yakni Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional dan Penasihat Khusus Presiden Bidang Digitalisasi dan Teknologi Pemerintahan. Sehingga, sejatinya ada 136 orang yang dilantik Prabowo.

Pelantikan gelombang pertama kabinet Prabowo dilakukan Senin (21/10/2024) pagi. Ada 53 orang yang dilantik, terdiri dari 7 menteri koordinator, 41 menteri, 1 Jaksa Agung, 1 Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), 1 Kepala Staf Presiden (KSP), 1 Kepala Kantor Komunikasi Presiden serta 1 Ketua Dewan Ekonomi Nasional.

Pada gelombang kedua, Senin (21/10/2024) siang, Prabowo kembali melantik 57 orang meliputi 55 wakil menteri dan wakil menteri koordinator, 1 Sekretaris Kabinet (Seskab) serta 1 Wakil Kepala Staf Presiden.

Pada hari ini, Selasa (22/10/2024), Prabowo melantik 27 orang kepala badan dan lembaga negara, serta penasihat khusus, utusan khusus dan staf khusus. Sebanyak 27 orang itu meliputi 1 Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), 7 penasihat khusus, 7 utusan khusus, serta 1 staf khusus.

Kemudian, 1 Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus; 2 Kepala dan Wakil Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara; 2 Kepala dan Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji; 1 Kepala dan 2 Wakil Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan; 1 Wakil Kepala Badan Gizi Nasional; serta 2 Kepala dan Wakil Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal.

Editor : Agus Susanto

Berita Terkait

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan
Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu
Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur
Himbauan Wakaf ASN Kemenag Tuban Tuai Polemik, Nominal Rp1 Juta Dinilai Memberatkan
Aktivitas Kendaraan Berat Picu Kerusakan Jalan Merakurak–Jenu, Warga Keluhkan Risiko Keselamatan
Divonis 5 Bulan 20 Hari, Kasus Kakek Masir di Taman Nasional Baluran Resmi Berakhir

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Jumat, 9 Januari 2026 - 17:35 WIB

Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:02 WIB

Alih Fungsi KUD Jadi Dapur MBG di Senori Disorot, Pemerintah Desa dan Forkopimcam Mengaku Tak Tahu

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:19 WIB

Polemik Dugaan Perselingkuhan Oknum BPD Ngadipuro, Warga Desak Mundur

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee