Menkop Apresiasi Perkembangan Koperasi Desa di Tuban

- Reporter

Sabtu, 13 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Joko Juliantono, saat berdialog dengan masyarakat Tuban usai meninjau Koperasi Desa Merah Putih, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Joko Juliantono, saat berdialog dengan masyarakat Tuban usai meninjau Koperasi Desa Merah Putih, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Tuban – Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Ferry Joko Juliantono, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (13/09/2025). Agenda diawali dengan meninjau Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pucangan di Kecamatan Montong, kemudian dilanjutkan ke KDMP Karangagung di Kecamatan Palang.

Tinjau Gerai hingga Layanan Simpan Pinjam

Di KDMP Pucangan, Menkop meninjau sejumlah unit usaha, mulai dari gerai sembako, apotek, klinik, hingga gudang penyimpanan. Ia juga berdialog dengan pengurus koperasi dan masyarakat terkait aktivitas simpan pinjam serta layanan BRI Link yang tersedia.
Ferry mengapresiasi capaian KDMP Pucangan yang dinilai berkembang pesat, meski plafon pinjaman dari pemerintah belum cair.
“Menurut keterangan pengawas koperasi, saat ini sudah ada peningkatan keuntungan hingga 50 persen. Padahal dana dari pemerintah belum cair. Artinya masyarakat desa memiliki semangat produktif yang sangat kuat,” ungkap Ferry.

1.200 Anggota dari 4.000 Penduduk Produktif

Berdasarkan data pengurus, dari sekitar 4.000 penduduk usia produktif di Desa Pucangan, sebanyak 1.200 orang telah menjadi anggota koperasi. Angka tersebut dinilai cukup signifikan dan menunjukkan koperasi desa mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Ferry menegaskan, salah satu tujuan utama koperasi desa adalah menyerap hasil produksi lokal. Produk seperti telur, ayam, garam, hingga beras dipasarkan melalui gerai koperasi, berdampingan dengan produk dari BUMN maupun swasta.
“Koperasi desa tidak hanya menjual kebutuhan masyarakat, tapi juga membantu penyerapan hasil produksi warga. Ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto agar koperasi menjadi penggerak ekonomi desa,” jelasnya.

Kolaborasi dengan Kopontren dan BUMN

Menkop juga menekankan pentingnya pendampingan dari koperasi pondok pesantren (kopontren) yang lebih maju, seperti Ponpes Sunan Drajat. Menurutnya, kopontren dapat berperan sebagai “kakak asuh” untuk mempercepat perkembangan koperasi desa.
Selain itu, dukungan BUMN seperti BRI, Pertamina, dan ID Food juga dinilai penting. Fasilitas BRI Link, distribusi LPG 3 kg, hingga pasokan pangan menjadi insentif yang memudahkan masyarakat bergabung dengan koperasi.

Lanjutkan Kunjungan ke Palang

Usai dari Kecamatan Montong, rombongan Menkop melanjutkan perjalanan ke KDMP Karangagung, Kecamatan Palang, untuk kembali meninjau aktivitas usaha koperasi. Agenda kunjungan ditutup dengan makan siang bersama sebelum rombongan bertolak menuju Bandara Juanda, Surabaya. (Az)

Editor : Kief

Berita Terkait

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang
Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban
Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat
Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat
Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026
Update Penemuan Mayat di Sungai Sampean Lama: Korban Dipastikan Perempuan
Pembalakan Liar Marak di Tuban, 11 Batang Kayu Jati Diamankan di KPH Jatirogo
Kasus Burung Cendet Baluran: Kakek Masir Bebas Setelah 5 Bulan 20 Hari Ditahan

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:42 WIB

Jalan Rusak di Pantura Tuban Kembali Makan Korban, Pengendara Tewas Usai Hindari Lubang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:55 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:49 WIB

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:03 WIB

Desakan Transparansi Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji Menguat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kalah Dari Pasuruan United, Langkah Persatu Tuban Terhenti Dibabak 32 Besar Liga 4 Jatim 2026

Berita Terbaru

Pembeli solar bersubsidi menggunakan drum 200 liter diduga tanpa surat rekom dan abaikan konsumen kendaraan pribadi, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Hukum Kriminal

Dugaan Penyelewengan BBM Bersubsidi di SPBU Sukolilo Bancar, Tuban

Sabtu, 10 Jan 2026 - 23:55 WIB

Rekan dan keluarga nelayan Tuban yang berhasil diselamatkan setelah dilaporkan hilang, (Assayid Annazili/Liputansatu.id).

Peristiwa

Dua Nelayan Tuban yang Hilang Berhasil Ditemukan Selamat

Sabtu, 10 Jan 2026 - 21:49 WIB

Advertisement
Promo Shopee